Pemilu Parlemen Eropa 2024 mencatat pergeseran signifikan ke arah kanan, dengan partai-partai sayap kanan meraih suara lebih besar dibandingkan pemilu sebelumnya.

Meskipun demikian, koalisi partai sentris pro-Eropa diprediksi tetap mempertahankan mayoritas kursi di parlemen.

>>> Dewan Keamanan PBB Adopsi Resolusi Gencatan Senjata Gaza yang Diajukan AS

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyebut hasil ini sebagai kemenangan bagi arus utama politik Eropa.

Hasil Pemilu di Beberapa Negara Anggota

Di Prancis, partai sayap kanan National Rally (RN) memperoleh 31,5% suara, lebih dari dua kali lipat perolehan partai Renaissance milik Presiden Emmanuel Macron yang hanya 15,2%.

Presiden Macron kemudian membubarkan parlemen dan menyerukan pemilu nasional mendadak.

Di Italia, partai Brothers of Italy pimpinan Giorgia Meloni unggul dengan 28% suara, diikuti Partai Demokrat (PD) dengan 23%.

Meloni, yang kini memimpin kelompok sayap kanan ECR di Parlemen Eropa, sebelumnya dikenal vokal menentang hak LGBTQ+ dan imigrasi, namun kini dianggap lebih moderat.

Hungaria mencatat kemenangan partai Fidesz pimpinan Viktor Orban dengan 43,7% suara, meski turun 10% dibanding 2019.

Partai Tisza yang baru pimpinan Peter Magyar meraih 30,7% suara.

Di Belgia, Perdana Menteri Alexander De Croo mengundurkan diri setelah partainya Open VLD menderita kekalahan telak dalam pemilu nasional dan Eropa.

>>> Juri Mulai Musyawarah dalam Sidang Senjata Api Federal Hunter Biden

Partai sayap kanan Vlaams Belang dan partai nasionalis N-VA bersaing ketat dengan perolehan suara masing-masing 14,8% dan 14,2%.

Spanyol mencatat kemenangan Partai Rakyat (PP) konservatif dengan 33,2% suara, mengungguli Partai Sosialis Pekerja (PSOE).

Partai sayap kanan Vox meraih 10,4% suara, hampir dua kali lipat dari 2019.

Portugal menunjukkan persaingan ketat antara Partai Sosialis (PS) dengan 31,4% suara dan Aliansi Demokratik (AD) dengan 30,6%.

Komposisi Kursi Parlemen Eropa

Berdasarkan proyeksi, Partai Rakyat Eropa (EPP) tetap menjadi kelompok terbesar dengan 189 kursi.

Disusul Sosialis dan Demokrat (135 kursi), Renew Europe (80), ECR (72), Identity and Democracy (58), Greens (52), The Left (36), Non-Inscrits (46), dan lainnya (52).

Ketua EPP Manfred Weber menegaskan akan membentuk koalisi yang mengecualikan partai sayap kanan.

Sementara itu, partai Hijau kehilangan kursi, dari 74 menjadi 53, yang diakui sebagai kekalahan oleh anggota kelompok Greens/EFA Philippe Lamberts.

>>> Penembakan Terbaru Picu Penghentian Penghentian Kendaraan Imigrasi

Partisipasi pemilih diperkirakan mencapai 51%, tertinggi sejak 1994.