Juri Mulai Musyawarah dalam Sidang Senjata Api Federal Hunter Biden
Ia berargumen bahwa penuntut gagal membuktikan bahwa senjata api itu pernah berfungsi atau dikeluarkan dari kotak penyimpanannya saat berada dalam kepemilikan terdakwa.
"Tidak ada bukti dalam catatan – tidak ada," kata Lowell.
Ia menutup dengan menyatakan bahwa senjata itu tetap aman selama 11 hari.
"Tidak ada bukti bahwa senjata itu berada di mana pun kecuali di dalam kotak pengaman itu," ujar Lowell.
Pernyataan Presiden Biden
Presiden Joe Biden sebelumnya berkomentar tentang proses hukum dan peran gandanya selama fase pembukaan persidangan. "Saya adalah Presiden, tetapi saya juga seorang Ayah," kata Joe Biden.
Ia mengungkapkan kasih sayang yang abadi untuk putranya meskipun ada pengungkapan publik tentang kesulitan keluarga.
"Keluarga kami telah melalui banyak hal bersama, dan Jill serta saya akan terus berada di sana untuk Hunter dan keluarga kami dengan cinta dan dukungan kami," ujarnya.
Presiden Biden juga berbicara mengenai kasus pidana terpisah yang melibatkan Donald Trump, dengan menyatakan bahwa hasil peradilan harus dihormati.
"Dia mencoba merusaknya," kata Joe Biden.
Presiden menegaskan keyakinannya pada integritas sistem hukum Amerika. "Dia mendapatkan pengadilan yang adil.
Juri telah berbicara," ujarnya.
Latar Belakang Hakim dan Dakwaan
Latar belakang Hakim Pengadilan Distrik Maryellen Noreika, yang mengawasi persidangan, mencakup dukungan bipartisan selama proses konfirmasinya pada 2018.
Senator Chris Coons memuji para calon sebagai "pengacara berpengalaman."
Coons menyoroti latar belakang hukum dan rasa hormat mereka terhadap tradisi peradilan dalam dukungannya.
Dakwaan berfokus pada pertanyaan spesifik tentang penggunaan zat terlarang pada dokumentasi ATF, di mana terdakwa memberikan jawaban negatif.
Narasi persidangan secara konsisten menyentuh perjuangan pribadi jangka panjang yang dihadapi putra presiden tersebut.
Jika terbukti bersalah atas semua dakwaan, Hunter Biden menghadapi hukuman maksimal 25 tahun penjara dan denda hingga $750.000, meskipun para ahli hukum mencatat bahwa pelanggar pertama kali jarang menerima hukuman maksimal.
>>> Daftar HP Samsung 2026: Galaxy S26 hingga A Series dengan Galaxy AI
Musyawarah pengadilan dan juri dijadwalkan akan dilanjutkan pada Selasa pagi.
Update Terbaru
Tom Holland: Film Superhero Bisa Belajar dari The Odyssey untuk Lebih Realistis
Rabu / 15-07-2026, 08:28 WIB
Mendiang Presiden Nintendo Satoru Iwata: PHK Tak Akan Hasilkan Kinerja Terbaik
Rabu / 15-07-2026, 08:25 WIB
Yordan Alvarez Dominasi Liga Amerika Jelang All-Star Game
Rabu / 15-07-2026, 08:25 WIB
Prasetiya Mulya, Danamon, dan Manulife Luncurkan Ekosistem Dana Pendidikan
Rabu / 15-07-2026, 08:24 WIB
Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang TKI
Rabu / 15-07-2026, 08:22 WIB
PGE Targetkan Kapasitas Panas Bumi Mandiri 1 GW pada 2028
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Biaya Kuliah Terus Naik, IFG Life Soroti Pentingnya Ketahanan Finansial
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Dokter Indonesia Ciptakan AI untuk Deteksi Dini Risiko Gagal Jantung
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Timothée Chalamet Gagal Menahan Antusiasme Bertemu Cheerleader Dallas Cowboys
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Pentagon Rilis Buku Panduan untuk Warga AS Hadapi Serangan Drone
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Startup China StepFun Luncurkan StepX Neo, Smartphone AI Pertama di Dunia
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Sam Altman Minta Hakim Turun Tangan dalam Kasus Tuduhan Adik
Rabu / 15-07-2026, 08:20 WIB
Don Ritto Bantah Punya Rp67 M di Kafe de'Clan, Sebut untuk Bangun Pelabuhan
Rabu / 15-07-2026, 08:19 WIB
Bapanas Ungkap Penyebab Harga Beras Masih Tinggi
Rabu / 15-07-2026, 08:19 WIB







