Juri Mulai Musyawarah dalam Sidang Senjata Api Federal Hunter Biden
dia bisa berargumen dia tidak tahu dia seorang pecandu," ujar Wise.
Jaksa Derek Hines juga mengarahkan pernyataan penutupnya pada akuntabilitas tindakan terdakwa. "Dia tidak bisa menjamin ketenangan terdakwa," kata Hines.
Hines menekankan bahwa proses hukum ini adalah akibat langsung dari pembelian senjata api yang dipasangkan dengan penggunaan zat terlarang.
"Pilihan memiliki konsekuensi, dan itulah mengapa kita di sini," ujarnya.
Pembelaan dari Pengacara Hunter Biden
Pengacara pembela Abbe Lowell dengan keras membantah kasus pemerintah selama presentasi 90 menitnya. Ia berargumen bahwa jaksa gagal memberikan bukti langsung tentang penggunaan narkoba selama Oktober 2018.
Lowell menyatakan bahwa kliennya mengisi formulir federal berdasarkan penilaian diri yang jujur pada saat itu.
Ia menekankan bahwa tidak ada saksi yang bersaksi melihat terdakwa menggunakan zat terlarang selama bulan pembelian.
Ia mengkarakterisasi narasi penuntut sebagai dibangun di atas asumsi, bukan bukti konkret. Lowell memperingatkan juri agar tidak menghukum terdakwa berdasarkan hubungan spekulatif.
Lowell menyoroti bahwa reaksi langsung terdakwa setelah senjata dibuang menunjukkan kepedulian terhadap ketertiban umum. "Seseorang yang...
menggunakan narkoba, tidak bisa beroperasi, adalah 'bahaya bagi keselamatan publik,'" katanya.
Ia dengan tajam mengkritik pemeriksaan silang jaksa terhadap Naomi Biden selama persidangan, menyebutnya "sangat kejam."
>>> Trump Ancam Blokade Iran dan Tarif 20% untuk Kargo di Selat Hormuz
Lowell menyatakan bahwa rangkaian pertanyaan itu adalah upaya untuk mengkompensasi kekurangan dalam bukti pemerintah.
Lowell menuduh tim penasihat khusus telah mendistorsi pernyataan sebelumnya yang dibuat oleh terdakwa. Ia menyatakan bahwa kliennya mengakui kesulitan masa lalunya tanpa meminta pengecualian khusus.
Lowell juga membahas tindakan Hallie Biden yang membuang senjata api ke tempat sampah supermarket, menyebutnya "sangat bodoh." Ia menyarankan bahwa keadaan emosinya mendorong tindakannya saat itu.
Update Terbaru
Tom Holland: Film Superhero Bisa Belajar dari The Odyssey untuk Lebih Realistis
Rabu / 15-07-2026, 08:28 WIB
Mendiang Presiden Nintendo Satoru Iwata: PHK Tak Akan Hasilkan Kinerja Terbaik
Rabu / 15-07-2026, 08:25 WIB
Yordan Alvarez Dominasi Liga Amerika Jelang All-Star Game
Rabu / 15-07-2026, 08:25 WIB
Prasetiya Mulya, Danamon, dan Manulife Luncurkan Ekosistem Dana Pendidikan
Rabu / 15-07-2026, 08:24 WIB
Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang TKI
Rabu / 15-07-2026, 08:22 WIB
PGE Targetkan Kapasitas Panas Bumi Mandiri 1 GW pada 2028
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Biaya Kuliah Terus Naik, IFG Life Soroti Pentingnya Ketahanan Finansial
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Dokter Indonesia Ciptakan AI untuk Deteksi Dini Risiko Gagal Jantung
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Timothée Chalamet Gagal Menahan Antusiasme Bertemu Cheerleader Dallas Cowboys
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Pentagon Rilis Buku Panduan untuk Warga AS Hadapi Serangan Drone
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Startup China StepFun Luncurkan StepX Neo, Smartphone AI Pertama di Dunia
Rabu / 15-07-2026, 08:21 WIB
Sam Altman Minta Hakim Turun Tangan dalam Kasus Tuduhan Adik
Rabu / 15-07-2026, 08:20 WIB
Don Ritto Bantah Punya Rp67 M di Kafe de'Clan, Sebut untuk Bangun Pelabuhan
Rabu / 15-07-2026, 08:19 WIB
Bapanas Ungkap Penyebab Harga Beras Masih Tinggi
Rabu / 15-07-2026, 08:19 WIB







