Proyeksi Ekonomi RI 2026: IMF 5 Persen vs Pemerintah 5,4 Persen

Dana Moneter Internasional (IMF) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di level 5 persen hingga akhir 2026.
Angka itu tertuang dalam laporan World Economic Outlook (WEO) Update edisi Juli 2026.
>>> Polling CNNIndonesia.com: Prancis Favorit Juara Piala Dunia 2026
Proyeksi tersebut tidak berubah dari outlook edisi April 2026. IMF memperkirakan pertumbuhan global sebesar 3 persen pada 2026 dan 3,4 persen pada 2027.
Sementara itu, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026 berada di rentang 5,2-5,8 persen dengan titik tengah 5,4 persen year-on-year (yoy).
Bank Indonesia (BI) memproyeksikan di rentang 4,9-5,7 persen.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan bisa mencapai 6 persen. "Saya optimis terus.
Kita coba, walaupun di APBN 5,4 persen, kita coba dorong ke arah 6 persen," ujarnya di Istana Negara, Kamis (5/2).
Perbandingan Proyeksi
Pengamat Ekonomi Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai angka 5 persen hingga 5,2 persen adalah yang paling realistis.
Menurutnya, angka 5 persen versi IMF berada di tengah konsensus global, mengingat Bank Dunia dan OECD memproyeksikan lebih rendah di kisaran 4,7-4,8 persen.
Yusuf menyebut target 5,4 persen dari pemerintah merupakan skenario yang terlampau optimistis.
Meski pertumbuhan kuartal pertama mencapai 5,6 persen, bertahannya momentum tersebut masih dipertanyakan seiring berkurangnya belanja pemerintah dan stimulus.
"Bukan berarti mustahil, tetapi membutuhkan kombinasi kondisi yang sangat mendukung. Pertanyaannya adalah apakah momentum itu bisa bertahan ketika dorongan belanja pemerintah dan stimulus mulai berkurang.
Karena itu saya tetap melihat 5 persen sebagai skenario dasar yang paling masuk akal," ujar Yusuf kepada CNNIndonesia.
Update Terbaru
Manga Tsugumi Project Karya ippatu Diadaptasi Menjadi Anime TV
Selasa / 14-07-2026, 14:54 WIB
Flaming Dodgeball Girl Danko Umumkan Dua Pengisi Suara Baru
Selasa / 14-07-2026, 14:54 WIB
Gelombang Panas Prancis Mulai Mereda, Suhu Turun Mulai Rabu
Selasa / 14-07-2026, 14:53 WIB
DPR AS Akan Memilih Jadikan Waktu Musim Panas Permanen
Selasa / 14-07-2026, 14:49 WIB
Trump Yakin Mojtaba Khamenei 90 Persen Tewas, Pemimpin Iran Habis
Selasa / 14-07-2026, 14:49 WIB
Pembuat Teror Bom ke SD di Jaksel Ditetapkan Jadi Tersangka
Selasa / 14-07-2026, 14:48 WIB
Heat Dome Meluas ke Timur, Ancaman Suhu Ekstrem di AS
Selasa / 14-07-2026, 14:44 WIB
BI Sambut S&P Pertahankan Peringkat Utang RI di BBB, Kepercayaan Global Terjaga
Selasa / 14-07-2026, 14:44 WIB
Ditgakkum Korlantas Polri Turun Tangan Usut Kecelakaan Maut Indramayu
Selasa / 14-07-2026, 14:43 WIB
Spanyol vs Prancis: Semifinal Berat di Piala Dunia 2026
Selasa / 14-07-2026, 14:43 WIB
Merek Global Ubah Strategi Pemasaran Kreator, Tinggalkan Metrik Standar
Selasa / 14-07-2026, 14:42 WIB
AS Kembali Serang Iran dan Terapkan Blokade Selat Hormuz
Selasa / 14-07-2026, 14:42 WIB
KPK Rampungkan Penyidikan 3 Tersangka Kasus Haji Selain Yaqut
Selasa / 14-07-2026, 14:42 WIB
Marquez Pilih Merendah usai Dijagokan Juara MotoGP 2026
Selasa / 14-07-2026, 14:42 WIB







