Pengamat mencatat bahwa Demokrat Swedia telah memengaruhi kebijakan nasional, menggeser spektrum politik ke kanan dalam isu imigrasi dan kejahatan.

Menanggapi rendahnya dukungan wanita, partai sayap kanan telah memperkenalkan diskon transportasi umum dan meningkatkan diskusi seputar kesuburan dan pengasuhan anak.

Moska Hassas, ketua asosiasi pemuda Sosial Demokrat (SSU), menggambarkan upaya kampanye khusus yang ditujukan pada wanita muda ini sebagai merendahkan.

"Mereka (partai politik sayap kanan) sangat putus asa sehingga mereka tidak tahu bahwa wanita muda juga peduli dengan politik," katanya.

"Semua nilai tradisional – bahwa wanita harus di dapur, yang telah kami dengar dari pihak Tidö, bahwa wanita tidak boleh wajib militer – ini adalah kemunduran yang memuakkan, mereka memutar balik waktu."

>>> Kurasi Musik Indonesia Vol. 66: Isu Mental hingga Reggae Humor

Hassas juga menyuarakan kekhawatiran tentang kekecewaan politik di kalangan pria muda, memperingatkan bahwa kekuatan ekstrem dan geng kriminal memanfaatkan tren ini.