Grab Indonesia menggelar program STEM Talks untuk membuka ruang belajar dan inspirasi bagi perempuan muda di bidang teknologi.

Acara ini menghadirkan kreator konten dan alumni MIT, Sabrina Anggraini, serta Principal Product Manager Grab Indonesia, Gabriella Kawilarang.

>>> Robot Humanoid Agibot Expedition A3 Tersungkur Saat Peragakan Dansa Michael Jackson

Keduanya memberikan sesi talkshow mengenai pengalaman, tantangan, dan prospek karier di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM).

Edukasi ini diberikan langsung kepada 75 mahasiswi dan mahasiswa yang hadir.

Kesenjangan Gender Masih Tinggi

Langkah ini hadir di tengah tantangan kesenjangan gender di dunia kerja.

Laporan Badan Pusat Statistik 2024 mencatat hanya 52,86% perempuan usia kerja yang bekerja, dibandingkan 79,85% pada laki-laki.

Tingkat pengangguran perempuan berpendidikan tinggi mencapai 18,66%, hampir dua kali lipat laki-laki yang sebesar 8,16%.

Director of Digital & Sustainability Grab Indonesia, Rivana Mezaya, mengatakan data tersebut menunjukkan hambatan bagi perempuan bukan pada kemampuan, melainkan pada kesempatan yang belum setara.

>>> Komdigi dan President University Jalin Kerja Sama Tingkatkan Talenta Digital AI Nasional

Ia menambahkan bahwa teknologi membutuhkan empati, problem solving, dan keberanian untuk menciptakan dampak nyata.

"Melalui STEM Talks, kami ingin lebih banyak perempuan muda melihat bahwa mereka memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkarya di bidang teknologi," ujar Rivana.

Sesi Diskusi Interaktif

Para peserta juga mengikuti sesi Ask Me Anything berupa focus group discussion bersama pemimpin perempuan Grab di bidang teknologi.

Dalam sesi ini, peserta berdiskusi langsung mengenai tantangan sebagai perempuan di STEM, lingkungan kerja industri teknologi, dan peluang pengembangan karier.

Pengalaman yang dibagikan mencakup berbagai fungsi strategis, mulai dari product management hingga software engineering.

STEM Talks merupakan bagian dari rangkaian inisiatif Jejak Aksi Kartini Masa Kini. Grab berkomitmen mendorong lebih banyak perempuan muda untuk berani mengambil peran strategis di teknologi.

>>> Canonical Tutup Layanan Ubuntu Pastebin Akhir Mei 2026

"Inisiatif ini mencerminkan komitmen Grab dalam mendukung pemberdayaan perempuan, tidak hanya dengan membuka akses, tetapi juga menghadirkan ruang belajar, jejaring, dan inspirasi," tutup Rivana.