Usia Rata-rata Mobil China di Bawah 7 Tahun, Bantu Target EV 2030
China mengakhiri tahun 2025 dengan hampir 44 juta kendaraan energi baru (NEV) yang beroperasi di jalan raya.
Angka ini mencakup kendaraan listrik baterai (BEV), plug-in hybrid (PHEV), dan fuel cell (FCEV).
>>> Toyota Corolla Sport Edisi 60 Tahun Hadir dengan Cat Mustard Khas
Meskipun jumlahnya besar, NEV hanya mewakili sekitar 12,01 persen dari total armada kendaraan di China. Pemerintah Beijing menargetkan porsi ini mencapai 30 persen pada tahun 2030.
Data dari Kementerian Keamanan Publik China mencatat 43,97 juta NEV pada akhir 2025. Hampir 69 persen di antaranya adalah kendaraan listrik murni.
Sekitar 34,2 juta mobil baru didaftarkan di China sepanjang tahun tersebut, dengan hampir setengahnya merupakan NEV. Namun, penjualan mobil baru telah menurun selama beberapa bulan terakhir.
Penghentian beberapa insentif pajak diperkirakan akan semakin menekan penjualan. Meski demikian, faktor usia armada kendaraan China justru menguntungkan.
Usia rata-rata mobil di China kurang dari 7 tahun, jauh lebih muda dibandingkan Amerika Serikat yang mencapai 12,8 tahun.
>>> Laba per Mobil Tesla Anjlok ke $2.140, Tarif AS Jadi Salah Satu Penyebab
Perputaran armada yang lebih cepat memungkinkan kendaraan bersih menggantikan mobil lama dengan lebih efisien.
Target ini merupakan bagian dari Rencana Aksi Puncak Karbon Lima Tahun ke-15 China. Pemerintah ingin menurunkan emisi karbon dioksida per unit PDB sebesar 17 persen dari level 2025.
Selain kendaraan ringan, China juga menargetkan NEV mencakup 25 persen kendaraan transportasi komersial pada 2030.
Fokus utama adalah truk berat di lokasi konstruksi, pelabuhan, dan bandara yang selama ini didominasi diesel.
>>> Mugen Hadirkan Paket Modifikasi untuk Honda Fit Terbaru, Pinjam Peredam dari Civic Type R
Rencana tersebut juga mencakup pembangunan infrastruktur pengisian daya dan stasiun penukaran baterai secara nasional. Langkah ini diperlukan untuk mendukung pertumbuhan jumlah NEV di jalan raya.
Update Terbaru
Kylian Mbappe, Si Tajam yang Tumpul di Semifinal Piala Dunia
Selasa / 14-07-2026, 07:08 WIB
Kaesang Pegang Saham Minoritas PT PMMP Bukan Pengendali, Apa Bedanya?
Selasa / 14-07-2026, 07:08 WIB
Jaecoo J5 Kembali Jadi Mobil Listrik Terlaris Juni 2026
Selasa / 14-07-2026, 07:08 WIB
Trump Klaim AS Pelindung Selat Hormuz, Tuntut Negara Lain Ikut Bayar
Selasa / 14-07-2026, 07:07 WIB
Rekor Mbappe vs Unai Simon Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa / 14-07-2026, 07:07 WIB
Insinyur Angkatan Udara AS Dituduh Rusak 13 Kamera Flock, Tertangkap Kamera Lain
Selasa / 14-07-2026, 07:07 WIB
7 Kalimat yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Orang Tua ke Anak
Selasa / 14-07-2026, 07:07 WIB
Aktivis Mahasiswa UIN Padang Diduga Dijemput Paksa, Kejati Buka Suara
Selasa / 14-07-2026, 07:07 WIB
IHSG Diprediksi Lanjut Menguat Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham
Selasa / 14-07-2026, 07:07 WIB
Suami di Semarang Pukul Selingkuhan Istri hingga Buta Permanen
Selasa / 14-07-2026, 07:07 WIB
Alasan Warga Gaza Banyak yang Mendukung Timnas Spanyol di Piala Dunia
Selasa / 14-07-2026, 07:03 WIB
Samsung Pamerkan Galaxy Watch Bertenaga AI dengan Komponen Internal Baru
Selasa / 14-07-2026, 07:03 WIB
Neil si Anjing Laut Gajah: Kenapa Dia Suka Merusak Traffic Cone?
Selasa / 14-07-2026, 07:03 WIB
Abdel Achrian Tak Hadiri Pemakaman Temon, Ini Alasannya
Selasa / 14-07-2026, 07:00 WIB







