Seorang influencer di China ditangkap polisi usai terjun payung dari puncak apartemen yang berlokasi di wilayah padat penduduk.

Ren, pria berusia 23 tahun, diamankan petugas kepolisian gara-gara terjun payung dari apartemen pada 30 Juni lalu pukul 23.00 malam waktu setempat.

>>> Didukung Pertamina, Qarrar Firhand Cetak Sejarah di WSK Euro Series

Aksi ekstremnya itu direkam dan dibagikan di media sosialnya keesokan harinya. Ren berupaya meningkatkan traffic di akunnya dengan cara tersebut, demikian dilaporkan Qilu Evening News.

Menurut polisi Distrik Chenghua, Provinsi Sichuan, Ren telah sangat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan publik.

Buntut aksinya, ia dikenakan penahanan administratif selama 15 hari yang kini sedang berlangsung.

Ren memiliki 60.000 pengikut di sebuah platform media sosial terkemuka. Akun tersebut saat ini telah diblokir.

Pihak kepolisian menegaskan terjun payung hanya boleh dilakukan dengan izin dari pihak berwenang dan hanya dapat dilakukan di tempat-tempat yang telah ditentukan.

Tanpa izin resmi, penerjun payung dilarang beraksi di tempat umum seperti gedung-gedung di pusat kota dan jembatan.

Polisi menyatakan siapa pun yang melanggar hukum dengan terjun payung dari menara hunian atau di daerah lain dengan kepadatan penduduk tinggi akan dihukum berat.

Video yang direkam Ren menunjukkan dirinya berjarak cukup dekat dengan bangunan perumahan dan pepohonan saat melompat dengan parasut.

Banyak warganet yang khawatir dengan aksinya dan mengecam Ren karena telah membahayakan orang lain.

"Ini terlalu berbahaya! Ada kemungkinan dia akan menabrak seseorang di jalan.

Dia tidak hanya membahayakan nyawanya sendiri tetapi juga nyawa orang lain. Dia harus menerima hukuman berat," kata salah satu pengguna.