Para arkeolog menemukan bangkai kapal berusia sekitar 270 tahun di kedalaman 600 meter di Selat Skagerrak, Norwegia.

Kapal yang dijuluki 'Porcelain Wreck' ini berdiri tegak di dasar laut dengan muatan yang hampir tidak tersentuh.

>>> Berapa Jam Berdiri Setiap Hari untuk Membakar Lemak?

Di sekitar bangkai kapal, terdapat tumpukan porselen Cina, barang pecah belah mewah, bagian lampu gantung, dan peti-peti tertutup yang masih diteliti.

Para peneliti menyebutnya sebagai kapsul waktu laut dalam yang langka dari era perdagangan global.

Penemuan di Kedalaman 600 Meter

Bangkai kapal ditemukan oleh Espen Saastad, seorang pembuat jam dari Porsgrunn yang juga bekerja di bidang survei bawah air.

Saat peralatannya merekam gambar dasar laut, ia segera menyadari bahwa situs itu tidak biasa.

Video menunjukkan bangkai kapal yang dikelilingi benda-benda yang tidak hanya tua, tetapi juga terawat dengan sangat baik.

Museum Maritim Norwegia kemudian mulai mendokumentasikan situs tersebut dengan dukungan otoritas warisan budaya.

Lokasi pasti dirahasiakan untuk melindungi bangkai dari gangguan, penjarahan, dan upaya berbahaya untuk mencapainya.

Keunikan Pengawetan Bangkai Kapal

Sebagian besar bangkai kapal di perairan dangkal rusak parah akibat gelombang, arus, organisme laut, badai, dan aktivitas manusia.

Namun, bangkai ini tenggelam di lingkungan yang dalam, dingin, dan relatif stabil.

Pada kedalaman 600 meter, kondisi gelap dan pergerakan lambat. Dasar laut yang dalam dapat mengawetkan benda jauh lebih baik daripada perairan pantai yang terbuka.

Itulah sebabnya arkeolog dapat melihat tumpukan piring porselen di dasar laut hampir seperti baru jatuh dari penyimpanan.

Para peneliti percaya kapal mungkin tenggelam dengan cepat dan jatuh hampir lurus ke bawah. Hal itu menjelaskan mengapa sebagian besar muatan tetap dekat dengan posisi pemuatan aslinya.