Selain memperkuat koordinasi dalam penegakan hukum, Polri dan Kejaksaan Agung juga berencana mengembangkan program kemitraan melalui pertukaran pendidikan dan pelatihan bagi personel kedua institusi, khususnya antara penyidik kepolisian dan jaksa.

Menurut Sigit, program tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masing-masing aparat terhadap proses penegakan hukum sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif dan terintegrasi.

"Dengan sinergi, kolaborasi, dan kemitraan antara dua institusi, kejaksaan dan kepolisian, diharapkan masyarakat yang membutuhkan pelayanan di bidang hukum benar-benar memperoleh kepastian hukum sekaligus keadilan," ujarnya.

Kapolri juga menegaskan bahwa Polri dan Kejaksaan Agung merupakan bagian dari satu keluarga besar aparat penegak hukum yang harus terus menjaga kekompakan.

"Kita akan terus menjaga agar keluarga besar ini tetap solid dan sinergitas yang ada terus terpelihara.

>>> Kejagung Terbitkan Surat Edaran Hentikan Pengumpulan Data MBG

Itu yang akan kami laksanakan bersama Pak Jaksa Agung dalam program-program ke depan," tutup Sigit.