>>> Iran Serang Pangkalan Militer AS di Yordania, Bahrain, dan Kuwait

"Kami berharap peternak-peternak di dalam negeri bisa memenuhi ketentuan yang diajukan negara-negara tersebut sehingga pada akhirnya bisa membantu membuka akses pasar dan memasarkan telur ayam ras ke negara-negara ASEAN," ujarnya.

Pemerataan Distribusi Dalam Negeri

Di sisi lain, Kemendag juga berupaya mengatasi anjloknya harga telur melalui pemerataan distribusi di dalam negeri.

Nawandaru mengatakan pihaknya siap menjembatani kerja sama antara daerah sentra produksi dengan wilayah yang harga telur masih berada di atas harga acuan.

"Kami berusaha menjembatani untuk meningkatkan akses pemasaran bagi peternak mandiri di wilayah-wilayah sentra produksi telur ayam ras.

Kami coba jembatani dengan wilayah-wilayah yang saat ini tercatat harga telur masih di atas harga acuan," katanya.

Menurut dia, langkah tersebut diharapkan dapat membantu menyerap pasokan dari sentra produksi sekaligus memperbaiki harga di tingkat peternak yang saat ini mengalami penurunan cukup signifikan.

Sementara itu, data pemerintah menunjukkan tren penurunan harga telur sudah terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia.

Hingga minggu kedua Juli, sekitar 70 persen wilayah mengalami penurunan indeks perkembangan harga (IPH) telur ayam ras.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah daerah yang mencatat harga relatif tinggi.

>>> Komedian Temon Meninggal, Ini Bahaya Hipertensi bagi Jantung

Harga telur tertinggi tercatat di Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Puncak Jaya, Papua, yang masing-masing mencapai Rp90 ribu per kg, disusul Kabupaten Mamberamo Tengah sebesar Rp88 ribu per kg.