QAI Ventures resmi meluncurkan Singapore Quantum Accelerator, program akselerator quantum pertama di Singapura.

Program ini bertujuan mempercepat komersialisasi startup teknologi kuantum menuju pasar Asia-Pasifik.

>>> 6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming Lancar Tanpa Lag

Empat startup terpilih dari berbagai negara, termasuk Regenesis Materials asal Bali, Indonesia.

Masing-masing memperoleh investasi awal sebesar 300.000 dolar AS dan pendampingan bisnis.

Program Akselerasi Intensif

Program berlangsung hingga Oktober 2026 dengan fokus pada validasi bisnis, pengembangan produk, dan kesiapan pendanaan lanjutan.

Startup juga mendapat akses infrastruktur teknologi dan jaringan investor global.

CEO QAI Ventures, Alexandra Beckstein, mengatakan Singapura kini memasuki fase baru dalam teknologi quantum.

>>> Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

"Kami menjembatani laboratorium dan pasar," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (10/7/2026).

Dari 63 pendaftar dari 12 negara, hanya empat startup yang lolos ke kohort perdana.

Selain Regenesis Materials, terpilih Quantum Logic (Belanda), Qualia Therapeutics (Armenia), dan QPICs (Amerika Serikat).

Peluncuran ini memperkuat ambisi Singapura menjadi pusat teknologi quantum di Asia.

Singapura telah mengembangkan riset quantum sejak mendirikan Centre for Quantum Technologies di NUS pada 2007.

>>> Samsung Ungkap Visi Agentic AI yang Lebih Personal dan Aman Jelang Galaxy Unpacked

Pemerintah mengalokasikan 37 miliar dolar Singapura melalui program RIE 2030 untuk inovasi teknologi strategis.