Menurutnya, penanganan dua kasus tersebut tidak pernah tuntas. Ia berpendapat perkara itu sempat dimanfaatkan sebagai tekanan politik hingga akhirnya Bahlil Lahadalia memimpin Partai Golkar.

Kini, posisi Febrie justru berbalik. Sosok yang dulu dekat dengan Jokowi kini dianggap menjadi target kelompok politik tertentu.

Meski demikian, Radjasa menegaskan jika ada pelanggaran hukum, proses hukum harus tetap berjalan. Ia mengingatkan agar perkara itu tidak dipolitisasi sehingga mengaburkan substansi penegakan hukum.

Di akhir, ia mengajak masyarakat mengawal perkembangan kasus Febrie. Radjasa meyakini perkara itu berpotensi memunculkan kompromi politik di balik proses hukum.

>>> Ramalan Zodiak 13 Juli: Taurus Terlalu Santai, Aries Jangan Sembrono

“Inilah yang dinamakan politik saling sandera. Lebih jauh lagi, menurut Mahfud MD ini adalah yang mafia hukum sesungguhnya,” ungkap Radjasa.