Sebanyak 27 orang tewas dalam kebakaran besar di sebuah bar di Bangkok, Thailand, pada Minggu (12/7) malam waktu setempat.

Puluhan orang lainnya juga mengalami luka-luka.

>>> Sel Kekebalan yang Seharusnya Melindungi Tubuh Justru Bisa Membantu Tumor Berkembang

Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, mengatakan kebakaran terjadi di bar dan restoran Rong Beer Na Lat Phrao. Sebanyak 63 orang dirawat di rumah sakit, termasuk 22 dalam kondisi kritis.

"Api menyebar sangat cepat, mencapai langit-langit. Asap kemungkinan besar merupakan penyebab utama kematian," kata Chadchart, dikutip AFP.

Dalam video yang beredar, terlihat para pengunjung berteriak-teriak melarikan diri saat api berkobar dari pintu masuk.

Beberapa kantong mayat hitam diletakkan di luar bar, sementara puluhan petugas layanan darurat memadati lokasi.

Petugas mengatakan sejumlah korban tewas ditemukan di dekat pintu keluar darurat. Pihak berwenang meyakini ada penghalang yang membuat para korban kesulitan keluar saat insiden terjadi.

Seorang turis asal Laos, Kan Kutirat, menceritakan pengalamannya. "Saya mendengar teriakan keras dari banyak orang di dalam, kekacauan terjadi," ujarnya.

>>> See You at Work Tomorrow Episode 8 Sub Indo dan Spoiler serta Link bukan LK21 tapi di KST:Cinta Lokasi yang Penuh Rahasia dan Ujian Kepercayaan

Kan mengaku sedang minum sendirian di bar sekitar pukul 10 malam saat melihat asap mengepul di dekat panggung.

Dia sempat membantu seorang wanita keluar dari bar.

"Saya belum pernah mengalami hal ini sebelumnya. Gambar-gambar itu masih terbayang di benak saya," kata dia.

Kepolisian Nasional Thailand mengatakan api berhasil dikendalikan sekitar pukul 02.00 pada Senin (13/7) dini hari.

Perdana Menteri Anutin Charnvirakul telah mengunjungi lokasi kejadian. Menurut keterangan saksi, asap muncul dari pemutus sirkuit di dekat panggung, kemudian diikuti pemadaman listrik dan ledakan.

>>> Dream to You Episode 2 Sub Indo dan Spoiler serta Link bukan LK21 tapi di NETFLIX: Joo Yi Jae Harus Berhadapan dengan Kerasnya Realitas

"Sebagian besar korban berlari ke belakang, ke toilet tanpa jalan keluar. Itu mungkin karena panik karena ada api dan asap di restoran," ungkapnya.