Qatar mengonfirmasi tiga warganya, termasuk seorang anak-anak, mengalami luka akibat tertimpa puing-puing yang berjatuhan dari langit.

Insiden ini terjadi di tengah operasi militer pencegat rudal menyusul serangan Iran dan Amerika Serikat pada Minggu (12/7).

>>> Bukan Menenangkan, 8 Kalimat Ini Malah Bikin Anak Tambah Cemas

Kementerian Dalam Negeri Qatar melalui pengumuman di media sosial menyatakan bahwa tiga orang tersebut menjadi korban luka imbas operasi pencegahan serangan di udara.

"Berdasarkan laporan yang diterima dan penilaian lapangan, Kementerian mengonfirmasi bahwa tiga orang, termasuk satu anak, mengalami cedera akibat tertimpa puing-puing dari operasi pencegahan," demikian pernyataan resmi Kementerian.

Para korban saat ini sedang menjalani perawatan medis yang diperlukan.

Kementerian juga menambahkan bahwa setelah serangan Iran, otoritas keamanan dan tim Pertahanan Sipil telah mengaktifkan prosedur respons sesuai rencana darurat yang telah disetujui.

Serangan Iran ke Pangkalan Al Udeid

Qatar menjadi salah satu negara yang ikut diserang oleh Iran.

Pangkalan udara Al Udeid di Qatar menjadi sasaran Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) karena dianggap sebagai bagian dari fasilitas militer AS.

IRGC mengklaim telah menghancurkan pusat perawatan dan perbaikan pesawat tempur, serta pusat komando dan kendali di pangkalan tersebut.

Sementara itu, Al Jazeera melaporkan bahwa Qatar meminta warga sipil untuk tetap di dalam ruangan dan menghindari tempat terbuka.

>>> Siapa Anak dan Istri Jayden Adams? Pemain Sepakbola Timnas Afrika Selatan Usai Piala Dunia 2026 di Amerika, Bukan Orang Sembarangan?

Iran juga menyerang sejumlah fasilitas militer di negara-negara Teluk lain yang dianggap bersekutu dengan AS.

Media Iran, IRIB, menyebut IRGC melakukan serangan berat dan mendadak terhadap fasilitas dukungan logistik untuk kapal angkatan laut dan platform pengisian bahan bakar yang digunakan oleh kapal induk AS di Pelabuhan Duqm, Oman.