Presiden Prabowo Subianto menargetkan suku bunga program super mikro kredit melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebesar 8 persen per tahun.

Angka itu turun drastis dari sebelumnya yang mencapai 22 persen per tahun.

>>> Mebius Dust Rilis Trailer Kedua Usai Tayang Perdana

"Super Mikro Kredit yang Mekar, yang tadinya 22 persen saya turunkan jadi 8 persen," kata Prabowo dalam sambutannya pada peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (12/7).

Awalnya, Prabowo menginginkan suku bunga pinjaman di KDMP sebesar 5 persen.

Namun setelah berdiskusi dengan sejumlah ekonom dan menteri, disepakati suku bunga menjadi 8 persen per tahun.

"Saya maunya 5 persen, tapi bankir-bankir, Pak Rosan cs itu 'Jangan Pak terlalu kecil kita punya ongkos', oke 8 persen, lumayan 8 persen juga," ungkap Prabowo.

>>> Even the Student Council Has Its Holes! Rilis Trailer Karakter Hisako Kotobuki Jelang Tayang Oktober

Selain simpan pinjam, KDMP juga akan menyediakan berbagai layanan ekonomi lainnya untuk masyarakat desa.

"KDMP akan menjadi pusat pelayanan desa yang terintegrasi, ada toko sembako, layanan simpan pinjam, layanan apotek desa, obat-obat generik yang lebih murah, logistik desa, cold storage agar hasil petani tidak mudah rusak, dan berbagai layanan ekonomi lainnya," paparnya.

Prabowo juga memerintahkan agar seluruh barang bersubsidi disalurkan melalui KDMP.

>>> Komedian Temon Meninggal Dunia, Rekan dan Penggemar Berduka

"Semua barang subsidi harus disalurkan di Koperasi Merah Putih," tegasnya.