Kepolisian Toronto melaporkan dua orang tewas dan beberapa lainnya terluka dalam penembakan yang terjadi di festival jalanan Latin terbesar di Kanada, Salsa on St. Clair, pada Sabtu (11/7) malam.

Peristiwa itu terjadi ketika dua pelaku melepaskan tembakan di tengah kerumunan sekitar 13.000 orang. Total enam orang tertembak, dan para tersangka masih buron.

>>> Prabowo Turunkan Bunga Super Mikro Kredit KDMP Jadi 8 Persen

Wakil Kepala Layanan Kepolisian Toronto Frank Barredo dalam konferensi pers mengatakan kedua korban tewas adalah laki-laki, sementara empat korban luka dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi serius.

Tim penyidik telah memasang garis polisi di tiga tempat kejadian perkara dan mengamankan dua senjata api. Barredo menambahkan saat ini tidak ada ancaman lanjutan bagi masyarakat.

"Ini tampaknya merupakan aksi saling tembak antara dua individu yang saling menyasar satu sama lain, secara membabi buta membahayakan sejumlah besar orang," jelas Barredo.

Rekaman video dari CTV menunjukkan pengunjung festival berlarian menjauhi lokasi yang telah dibatasi pita kuning, sementara puluhan kendaraan polisi dan ambulans bergegas menuju lokasi.

Seorang jurnalis CP24 yang menghadiri festival, Joanna Lavoie, mengatakan suasana berubah mencekam setelah suara tembakan. Ia melihat seorang wanita tertembak dan menderita luka parah.

"Semua orang berada dalam ketidakpercayaan dan ketakutan. Itu adalah situasi yang mengerikan.

Kami di sini untuk bersenang-senang, kami tidak menyangka hal seperti ini akan terjadi," kata Lavoie.

Valerie Rodriguez mengatakan kepada Associated Press bahwa ia sedang duduk di luar restoran ketika mendengar jeritan dan melihat orang-orang berlarian.

Sekelompok orang menyuruh mereka tiarap.

>>> Mebius Dust Rilis Trailer Kedua Usai Tayang Perdana