UMY Nonaktifkan Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Seksual
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menonaktifkan sementara seorang dosen yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswinya.
Dugaan kasus ini viral di media sosial setelah unggahan di Threads menampilkan tangkapan layar percakapan WhatsApp bernada pelecehan verbal dari oknum dosen Prodi Farmasi FKIK kepada beberapa mahasiswi.
>>> Senator AS Lindsey Graham, Sekutu Trump, Meninggal di Usia 71 Tahun
Menanggapi hal tersebut, UMY mengeluarkan surat pernyataan resmi yang diteken Rektor Achmad Nurmandi pada 11 Juli 2026.
Dalam surat itu, disebutkan bahwa Prodi Farmasi dan FKIK telah melakukan investigasi bersama Satgas PPKPT Universitas pada Sabtu (11/7).
Tim melakukan penelusuran, pemeriksaan, dan identifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat atau mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, universitas menonaktifkan sementara dosen yang bersangkutan dari seluruh tugas akademik dan nonakademik.
Penonaktifan berlaku hingga proses pemeriksaan selesai dan keputusan lebih lanjut diterbitkan.
>>> Warga Albania Kembali Tolak Pembangunan Resor Terafiliasi Trump
UMY menyatakan keprihatinan atas dugaan kasus ini dan akan memberikan dukungan, perlindungan, serta pendampingan psikologis kepada korban.
Universitas juga menjamin tersedianya ruang pelaporan yang aman dan perlindungan kerahasiaan identitas pelapor.
Pimpinan UMY menegaskan komitmen menjaga lingkungan kampus yang aman, bermartabat, dan bebas dari kekerasan.
Investigasi dilakukan secara menyeluruh bersama Satgas PPKPT untuk memastikan proses penanganan berdasarkan informasi yang lengkap, akurat, objektif, dan berbasis fakta.
UMY menegaskan tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelecehan, kekerasan, intimidasi, atau tindakan lain yang mengancam keamanan dan martabat sivitas akademika.
>>> Hasil Moto3 Jerman: Veda Ega di Atas Danish, Uriarte Menang Dramatis
Universitas meminta masyarakat memberi ruang bagi proses pemeriksaan agar berjalan objektif dan tidak menyebarkan identitas atau informasi yang belum terverifikasi.
Update Terbaru
Rusia Kirim MiG-31BM ke Arktik, Kecepatan Mach 2.83 Bikin NATO Waspada
Minggu / 12-07-2026, 18:14 WIB
Promo Tangga Lipat Jadi Rp1 Jutaan di Transmart Full Day Sale
Minggu / 12-07-2026, 18:11 WIB
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Naik ke Peringkat Enam Usai Salip Hakim Danish di Jerman
Minggu / 12-07-2026, 18:07 WIB
Tri Tito: Kolaborasi Pemda dan TP PKK Kunci Percepatan Program Prioritas
Minggu / 12-07-2026, 18:07 WIB
Menara Komunikasi Iran di Kerman Jadi Sasaran Serangan AS
Minggu / 12-07-2026, 18:07 WIB
Prabowo Perintahkan Barang Subsidi Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih
Minggu / 12-07-2026, 18:07 WIB
Prabowo Peringatkan Koruptor: Hentikan Praktik, Kembalikan Uang Negara
Minggu / 12-07-2026, 18:07 WIB
Tuchel Murka Ditanya Mentalitas Inggris usai Singkirkan Norwegia
Minggu / 12-07-2026, 18:07 WIB
Media Iran Publikasikan Daftar Tokoh Target Balas Dendam
Minggu / 12-07-2026, 18:07 WIB
Ketangguhan ARMY Jadi Kekuatan Terbesar Penggemar BTS Menurut Akademisi
Minggu / 12-07-2026, 18:07 WIB
Scaloni Akui Argentina Beruntung karena Swiss Dapat Kartu Merah
Minggu / 12-07-2026, 18:06 WIB
Link Live Streaming MotoGP Jerman 2026: Duel Marc vs Alex Marquez
Minggu / 12-07-2026, 18:06 WIB
Hasil Moto2 Jerman 2026: Mario Aji Crash, Ivan Ortola Juara
Minggu / 12-07-2026, 18:03 WIB
20 Anime Shojo Terbaik Tahun 2020-an, Peringkat Terbaru
Minggu / 12-07-2026, 18:03 WIB







