Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian menyatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah (Pemda) dan TP PKK menjadi kunci dalam mempercepat pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Pernyataan itu disampaikan Tri usai menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7).

>>> Menara Komunikasi Iran di Kerman Jadi Sasaran Serangan AS

Menurut Tri, kolaborasi semakin urgen karena setiap tahun pemerintah menerbitkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) yang mewajibkan Pemda menganggarkan kegiatan terkait program PKK di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Sehingga PKK ini fungsinya menggerakkan program-program tersebut agar bisa mencapai sasaran di grassroots," ujar Tri.

Ia mendorong PKK memiliki program yang jelas dan selaras dengan agenda Pemda untuk mengoptimalkan kerja sama antara PKK dan OPD.

Tri juga mengingatkan daerah untuk memanfaatkan potensi besar yang dimiliki kader PKK.

Keberadaan kader yang tersebar hingga tingkat desa dan kelurahan menjadi kekuatan strategis dalam mendukung program pemerintah dengan biaya relatif efisien karena bekerja secara sukarela.

Pada kesempatan yang sama, Tri mengapresiasi penyelenggaraan puncak HKG PKK ke-54 di Makassar.

>>> Prabowo Perintahkan Barang Subsidi Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Ia menilai Makassar tepat sebagai tuan rumah yang mewakili Indonesia Timur dengan kekayaan budaya, kuliner, dan kerajinan.

Tri bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan disambut antusias oleh para kader PKK dari berbagai daerah.

Hal itu didukung penuh oleh kolaborasi TP PKK Provinsi Sulsel bersama seluruh TP PKK kabupaten/kota di wilayah tersebut.

"Alhamdulillah, puncak acara Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 sudah selesai kita lakukan. Semuanya lancar, semua kader PKK merayakan hari ini dengan gembira," katanya.

Di bidang kesehatan, Tri turut mengapresiasi capaian Provinsi Sulsel dalam mendukung program imunisasi anak. Target imunisasi ditetapkan Kementerian Kesehatan, sedangkan PKK berperan mempercepat pencapaiannya di lapangan.

>>> Prabowo Peringatkan Koruptor: Hentikan Praktik, Kembalikan Uang Negara

"Kita tugasnya adalah mempercepat agar IZD (imunisasi zero dose) bisa tercapai dan kami bersyukur bahwa Provinsi Sulawesi Selatan mencapai lebih dari 100 persen dalam imunisasi anak-anak, IZD," pungkas Tri.