Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers terkait perkembangan penyidikan dugaan korupsi batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel pada Jumat (10/7) malam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan belum ada tersangka yang dapat diumumkan saat ini.

>>> Andie Peci Meninggal, Tokoh Bonek dan Aktivis Buruh yang Perjuangkan Persebaya

"Kami akan menyampaikan untuk [pengumuman] tersangka di dalam perkara ini di tahap berikutnya. Saat sekarang teman-teman penyidik masih melakukan pendalaman," ujar Budi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Ia menambahkan pengumuman penetapan tersangka akan disampaikan dalam waktu dekat tanpa menyebut jadwal pasti.

Dalam konferensi pers tersebut, Budi duduk satu meja dengan Direktur Penindakan Kortas Tipidkor Polri Brigjen Pol Robertus Yohanes De Deo dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Mackbon.

Budi mengungkapkan penyidik telah memeriksa total 15 saksi dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang terkait batu bara dan Asabri.

Para saksi tersebut antara lain dua pegawai kafe de'Clan Signature di Cipete, empat pegawai Koin Money Changer di Cipete (inisial DH, HH, ER, RB), satu saksi di Gandaria berinisial DR, satu saksi di Pacific Place berinisial TK, satu saksi driver DR, satu saksi NH, satu saksi MIL, serta dua sekuriti Sentul berinisial R dan A.

>>> Polisi Ungkap Alasan Belum Tetapkan Tersangka Tiga Kasus Korupsi

Penyidik gabungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Kortastipidkor Polri terus melakukan pendalaman terkait tiga perkara korupsi yang diusut.

"Penyidik melakukan langkah-langkah pendalaman terkait tentang dugaan tindak pidana korupsi, baik itu suap, gratifikasi, dan pencucian uang," kata Budi.

Sebelumnya, Kakortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto menjelaskan tiga perkara yang ditangani dengan mekanisme joint investigation bersama Polda Metro Jaya.

Perkara tersebut meliputi dugaan korupsi dan pencucian uang pada PLN batu bara, Asabri tahun 2020-2025, serta dugaan korupsi dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI (anak perusahaan Krakatau Steel) tahun 2020-2025.

>>> Novel Warhammer 40.000 The Infinite and the Divine Dapat Sekuel Resmi

Penyidik telah menggeledah 13 lokasi di Jakarta hingga Sentul, Bogor, dan mengamankan barang bukti berupa uang tunai berbagai pecahan (dolar AS, dolar Singapura) serta emas batangan puluhan kilogram.