Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) memeriksa tiga anggota keluarga Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni, yang dikenal sebagai Dokter Icha, pada Jumat (10/7/2026).

Pemeriksaan dilakukan di Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Polda NTT di Kupang.

>>> Kanselir Jerman Peringatkan Netanyahu Jangan Rusak Negosiasi AS-Iran

Ketiga keluarga yang diperiksa adalah kedua orang tua mendiang, Gabriel Pakaenoni dan Nur Azizah, serta adik Dokter Icha, Tiara Pakaenoni.

Pemeriksaan dimulai pukul 10.00 WITA dan mereka didampingi kuasa hukum.

Direktur PPA dan PPO Polda NTT Kombes Nova Irone Surentu membenarkan pemeriksaan tersebut. Ia mengatakan pemeriksaan masih berlangsung sehingga materi belum dapat diungkap.

Dokter Icha ditemukan tewas bunuh diri di rumahnya di Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, pada Jumat (26/6/2026).

>>> BAIC Indonesia Targetkan 1.000 Unit T1 Terjual Hingga Akhir 2026

Ia diduga mengalami depresi berat setelah mendapat intimidasi dari tiga anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU) saat menangani pasien gigitan ular di Rumah Sakit Leona Kefamenanu pada 13 Juni 2026.

Ketiga anggota DPRD TTU yang diduga melakukan intimidasi adalah Therezius Lazakar (Golkar), Robert Tubani (PKB), dan Veronika Lake (PDIP).

Keluarga Dokter Icha telah melaporkan empat orang ke Polda NTT pada Jumat (3/7/2026), termasuk tiga anggota DPRD TTU dan seorang ASN dokter hewan berinisial MMS.

>>> Beda Nasib Quansah dan Balogun Soal Kartu Merah Piala Dunia 2026

Jenazah Dokter Icha dimakamkan pada Senin (29/6/2026) dan dihadiri ribuan pelayat.