Karena Psyche belum pernah dikunjungi, komposisi pastinya masih belum diketahui. Sebelumnya, asteroid 33 Polyhymnia sempat menjadi perhatian karena perkiraan densitas tinggi yang kini dianggap tidak akurat.

>>> Ramalan Shio 9 Juli 2026: 5 Shio Paling Beruntung dan Bahagia

Tidak ada bukti bahwa asteroid mengandung unsur di luar tabel periodik kita.

Misi pengambilan sampel seperti Hayabusa2 (5,4 gram dari Ryugu) dan OSIRIS-REx (121,6 gram dari Bennu) menunjukkan betapa sulitnya operasi asteroid.

Keduanya sukses secara ilmiah, tetapi hanya melibatkan gram, bukan ton. Kita masih jauh dari melakukan ini dalam skala besar.

Setiap langkah, mulai dari menemukan asteroid yang tepat hingga mengekstraksi material dan mengirimkannya pulang, belum teruji.

Akibatnya, banyak peneliti percaya penggunaan pertama sumber daya luar angkasa bukanlah membawa material kembali ke Bumi. Sebaliknya, operasi kemungkinan akan fokus pada es air.

Memecah es asteroid menjadi hidrogen dan oksigen menyediakan bahan bakar roket dan pendukung kehidupan, memungkinkan kapal masa depan mengisi bahan bakar tanpa biaya besar mengangkat pasokan dari gravitasi Bumi.

Fenomena Ferovulkanisme

Di luar aspek finansial, Psyche menawarkan kesempatan untuk menguji hipotesis geologi yang disebut ferovulkanisme.

Model komputer menunjukkan bahwa di awal tata surya, beberapa benda kaya logam mungkin meletuskan besi dan nikel cair, bukan batuan cair.

Ini masih sekadar teori berdasarkan simulasi.

Ketika wahana Psyche tiba, ia akan mencari fitur permukaan seperti aliran logam beku untuk melihat apakah gunung berapi besi ini benar-benar ada.

Perusahaan swasta seperti AstroForge terus meneliti cara mengidentifikasi dan memproses asteroid kaya logam, bertaruh pada masa depan di mana pos luar angkasa akan memanen apa yang mereka butuhkan di tempat.

Sampai sistem itu matang, misi ke sabuk asteroid menyediakan aset yang lebih berharga daripada bijih: informasi.

>>> FIFA Akhirnya Buka Suara soal Kontroversi Mesir vs Argentina di Piala Dunia 2026

Data itu akan membantu menentukan asteroid mana yang penting secara ilmiah, mana yang berisiko tumbukan, dan mana yang mungkin berguna di masa depan.