Mengapa Perut Pria Semakin Buncit Seiring Bertambahnya Usia?
Anggapan bahwa pria akan memiliki perut buncit seiring bertambahnya usia cukup umum di masyarakat. Banyak pria dengan tubuh normal namun bagian perutnya mulai menonjol.
Kondisi ini sering dikaitkan dengan kebiasaan makan atau kurang olahraga. Namun, ada faktor biologis dan gaya hidup yang turut berperan.
>>> Timnas Voli Putra Indonesia Target Juara SEA V Cup 2026
Faktor Biologis dan Hormonal
Secara biologis, tubuh pria lebih cenderung menyimpan lemak di area perut, terutama lemak visceral. Lemak ini berada di sekitar organ dalam seperti hati dan pankreas.
Penelitian dari National Institutes of Health (NIH) menunjukkan bahwa pria lebih sering memiliki bentuk tubuh seperti apel, dengan perut maju namun tangan dan kaki ramping.
Seiring usia, kadar testosteron pria perlahan menurun. Hormon ini berkaitan dengan peningkatan lemak visceral, dan sebaliknya, lemak visceral juga dapat menurunkan testosteron.
Akibatnya, lingkar perut bertambah sementara massa otot berkurang.
Gaya Hidup Modern
Banyak pria menghabiskan waktu dengan duduk di depan komputer atau berkendara. Aktivitas fisik terbatas setelah bekerja.
>>> Kejagung Buka Suara soal Penggeledahan Kasus Korupsi Batu Bara dan Asabri
Studi dari BMC Public Health menemukan bahwa pekerjaan sedentari meningkatkan risiko obesitas abdominal pada pria.
Kelebihan kalori tetap menjadi penyebab utama. Porsi makan berlebihan, camilan tinggi gula dan lemak, serta minuman manis berkontribusi pada penumpukan lemak perut.
Alkohol juga berperan karena mengandung kalori tinggi dan dapat memengaruhi metabolisme lemak.
Risiko Kesehatan
Perut buncit bukan hanya soal penampilan. Lemak visceral lebih berbahaya karena mengelilingi organ vital dan aktif menghasilkan senyawa yang mengganggu metabolisme.
Penelitian di Indonesia dalam jurnal PLOS ONE menunjukkan obesitas abdominal memiliki hubungan lebih kuat dengan risiko penyakit kardiovaskular dibanding obesitas umum.
>>> Momen Trump Salah Sebut Iran Jadi Jepang di KTT NATO
Seseorang bisa saja tidak terlihat gemuk, tetapi risiko kesehatannya meningkat jika lingkar perut terus bertambah.
Update Terbaru
Kaca Gedung Kantor BGN Pecah, Terjadi Berulang Kali
Kamis / 09-07-2026, 20:13 WIB
KPK: Eks Sekjen MPR Pakai Uang Gratifikasi untuk Renovasi Rumah
Kamis / 09-07-2026, 20:13 WIB
Update AI Global 9 Juli 2026: GPT-5.6 Resmi Publik, SK Hynix $28M, Claude Fable 5 Pulih
Kamis / 09-07-2026, 20:09 WIB
Cara Backup HP Android dan iPhone agar Data Aman
Kamis / 09-07-2026, 20:09 WIB
Kepala Wasit FIFA Collina Bantah Tuduhan Mesir soal Pengaturan Laga Argentina
Kamis / 09-07-2026, 20:08 WIB
Menperin Agus Gumiwang Bawa Industri Kimia RI Tembus Pasar Eurasia
Kamis / 09-07-2026, 20:08 WIB
Barang Sehari-hari yang Tak Lagi Saya Bawa Setelah Pakai Google Pixel
Kamis / 09-07-2026, 20:08 WIB
Setelah Bertahun-Tahun Pakai NotebookLM, Saya Baru Tahu Fitur yang Bikinnya Tak Tergantikan
Kamis / 09-07-2026, 20:07 WIB
Menlu Sugiono Terbang ke Iran Malam Ini, Temui Menlu Araghchi
Kamis / 09-07-2026, 20:07 WIB
Hashim: AS hingga Inggris Antre Masuk Pasar Karbon RI
Kamis / 09-07-2026, 20:07 WIB
Prabowo: Pemimpin yang Berbohong kepada Rakyat Berdosa
Kamis / 09-07-2026, 20:07 WIB
Ormas Islam Bekasi Demo Tolak Revisi Perda Hiburan Malam
Kamis / 09-07-2026, 20:07 WIB
Inggris vs Norwegia: Morgan Rogers Desak Putus Suplai Bola ke Haaland
Kamis / 09-07-2026, 20:04 WIB
Wamensos: Tahapan Percepatan Sekolah Rakyat Tetap Sesuai Aturan
Kamis / 09-07-2026, 20:04 WIB







