Penumpukan lemak di perut atau perut buncit sering menjadi keluhan banyak orang, terutama yang menjalani pola hidup kurang seimbang.

Kondisi ini tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan organ dalam, tetapi juga menurunkan rasa percaya diri.

>>> 5 Pengalaman Epik di Morotai yang Akan Membuat Liburan Anda Tak Terlupakan

Banyak anggapan keliru yang menuding nasi putih sebagai penyebab utama perut buncit.

Faktanya, secara klinis bukan nasi yang menjadi pemicu primer, melainkan akumulasi kebiasaan keliru yang dilakukan secara konsisten.

Ahli nutrisi dari The Nutrition Twins, Tammy Lakatos Shames dan Lyssie Lakatos, mengungkapkan beberapa kebiasaan malam hari yang dapat meningkatkan lemak perut.

Berikut penjelasannya.

Kebiasaan Malam yang Memicu Perut Buncit

Minum susu hangat sebelum tidur memang membantu relaksasi karena kandungan triptofan. Namun, kalori ekstra dalam susu bisa menambah lingkar pinggang.

Makan terlalu dekat dengan waktu tidur juga berbahaya. Idealnya, makanan terakhir dikonsumsi tiga jam atau lebih sebelum tidur.

>>> Terungkap Perjanjian Pranikah Taylor Swift dan Travis Kelce, Berisi 40 Halaman

Saat tidur, tubuh mematikan pencernaan dan fokus pada perbaikan.

Jika ada makanan yang perlu dicerna, tubuh akan teralihkan dari proses penyembuhan dan kalori berpotensi menjadi lemak perut.

Penelitian menunjukkan bahwa makan larut malam mengacaukan ritme sirkadian, berdampak negatif pada pengaturan gula darah dan metabolisme lemak.

Konsumsi alkohol berlebihan juga berkaitan dengan penumpukan lemak visceral dan peningkatan indeks massa tubuh (BMI).

Makanan dan minuman manis, seperti minuman kemasan yang mengandung 25 gram gula per porsi, menjadi penyumbang kalori tinggi tanpa nilai gizi.

>>> Fenomena Aneh di Balik 66 Miliar Pohon di Tembok Hijau China

Hal ini menyebabkan penambahan berat badan dan penumpukan lemak di perut.