Bagi generasi muda China, berbelanja barang mewah kini bukan lagi soal gengsi, melainkan pencarian spiritual.

Di tengah tekanan ekonomi dan angka pengangguran kaum muda yang menembus 16%, Generasi Z beralih ke perhiasan mistis, wisata kuil, dan aplikasi ramalan sebagai perisai emosional.

Liontin Wulu dari Qeelin berbentuk labu botol dianggap membawa keberuntungan keluarga. Kalung bola Vivienne Westwood diyakini berdampak positif bagi karier.

Koleksi Alhambra berbentuk semanggi empat helai dari Van Cleef & Arpels seharga mulai 14.100 yuan (US$2.000) berfungsi ganda sebagai simbol status dan jimat keberuntungan.

Di media sosial Xiaohongshu, netizen mencocokkan material batu seperti mutiara, malachite, hingga onyx dengan kebutuhan hidup, mulai dari asmara, keuangan, hingga pertemanan.

>>> TRAI MySpeed App: Ukur Kinerja Internet Nyata dari Smartphone

Meskipun China secara resmi negara ateis dengan kurang dari 10% populasi terdaftar dalam agama formal, laporan Pew Research Center menunjukkan 47% orang dewasa China masih memercayai fengshui.