Korea Siap Sambut Era Sutradara YouTuber?
Film horor 'Obsession' dan 'Backrooms' menjadi fenomena di Hollywood. Keduanya diproduksi dengan biaya rendah namun meraup pendapatan puluhan kali lipat.
'Obsession' yang dirilis 15 Mei lalu telah mengumpulkan 161,22 juta dolar AS di Amerika Utara hingga 7 Juni.
>>> Lisa BLACKPINK Tampil Memukau di Pembukaan Piala Dunia 2026
Total pendapatan global mencapai 234,5 juta dolar AS.
Sementara 'Backrooms' dengan anggaran 10 juta dolar AS meraup 143 juta dolar AS di Amerika Utara. Secara global, film ini telah mengantongi 220,63 juta dolar AS.
Di Korea Selatan, 'Backrooms' yang tayang sejak 27 Mei telah menarik 870.000 penonton per 11 Juni. Angka tersebut tergolong impresif untuk film horor.
Yang menarik, kedua sutradara film ini adalah pendatang baru berusia 20-an. Curry Barker (lahir 1999) menyutradarai 'Obsession', sedangkan Kane Parsons (lahir 2005) di balik 'Backrooms'.
Barker dan Parsons adalah 'anak YouTube'. Mereka populer berkat video-video di platform tersebut sebelum melompat ke Hollywood.
Barker memiliki 1,2 juta subscriber, Parsons 3,33 juta.
>>> Pegulat Sumo Aktif Tamawashi dan Tamashoho Debut Sebagai Pengisi Suara di Anime Jaadugar
Hollywood tidak hanya tertarik pada popularitas mereka. Video-video YouTube mereka dinilai memiliki kualitas sinematik yang khas.
Sejak YouTube diluncurkan pada 2005, platform itu telah menjadi bagian alami dari keseharian mereka. Mereka tumbuh dengan menonton video di YouTube dan menyerap bahasa serta budayanya.
Yang membedakan mereka dari YouTuber sukses lainnya adalah kecintaan khusus pada sinema. Kini mereka membuktikan kemampuan sutradara di layar lebar.
Pengakuan online yang sudah terbangun membantu pemasaran film. Kemampuan mereka menarik selera Generasi Z (lahir 1997-2006) juga menjadi keunggulan.
Kesuksesan ini bisa menjadi awal pergeseran generasi di Hollywood. Fenomena serupa diprediksi akan terjadi di Korea Selatan.
Sutradara Ryoo Seung-wan berusia 27 tahun saat menarik perhatian dengan 'Die Bad' (2000). Usia bukanlah segalanya; bakat dan ekosistem industri yang mendukung lebih penting.
>>> Proyek Film Anime Living in a World Without Magic Ekspansi ke Luar Negeri
Industri film Korea disarankan mulai berinvestasi dalam menemukan dan mendukung sutradara dari kalangan YouTuber.
Update Terbaru
Anthony Volpe Kembali Masuk Susunan Pemain Utama Yankees di Tengah Tekanan Roster
Rabu / 29-07-2026, 01:43 WIB
Seattle Rame Gelar Seafair Torchlight Parade, Vendor Festival Kuliner Soroti Beban Biaya
Rabu / 29-07-2026, 01:43 WIB
Dua Warga Terluka Akibat Aksi Baku Tembak di Capitol Hill Seattle
Rabu / 29-07-2026, 01:42 WIB
Aksi Panggung Usher Dihentikan Mendadak di Nashville Usai Reaksi Penonton Jadi Sorotan
Rabu / 29-07-2026, 01:42 WIB
Wabah Ebola di Kongo Renggut 1.405 Jiwa Saat Kasus Tembus 3.200
Rabu / 29-07-2026, 01:37 WIB
AEW Redemption 2026 Hadirkan Laga Perebutan Gelar Juara Dunia di Montreal
Rabu / 29-07-2026, 01:36 WIB
Kepolisian Seattle Tangkap Dua Tersangka Penembakan Maut di Seattle Center
Rabu / 29-07-2026, 01:35 WIB
Querétaro Defeats Pachuca 2&1 di Liga MX Lewat Gol Menit Akhir
Rabu / 29-07-2026, 01:28 WIB
Richardson Hitchins Raih Kemenangan di Debut Welterweight
Rabu / 29-07-2026, 01:28 WIB
Gema Garoa Siap Bersaing Rebut Hadiah Jutaan Pesos di Reality Show
Rabu / 29-07-2026, 01:28 WIB
CDC Lacak Sumber Lonjakan Kasus Cyclospora di AS yang Capai 11.500
Rabu / 29-07-2026, 01:28 WIB
Bite of Seattle Shooting Kills Two and Wounds Five dalam Insiden Festival
Rabu / 29-07-2026, 01:22 WIB
Penyebaran Wabah Cyclospora Akibat Selada Es Jangkau 9 Negara Bagian
Rabu / 29-07-2026, 01:21 WIB
Kunci Sukses Kemenangan Liga de Quito Menurut Sang Asisten Pelatih
Rabu / 29-07-2026, 01:21 WIB







