Lokasi utama pelaksanaan muktamar akan dipusatkan di Gedung Serbaguna (GSG) Haji Hasbullah Said yang berada di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Gedung tersebut sebelumnya telah digunakan untuk menyambut sejumlah tamu penting tingkat nasional.

Gus Rozaq menjelaskan, penunjukan Bahrul Ulum sebagai tuan rumah berawal dari usulan pihak pesantren kepada PBNU.

Usulan itu kemudian ditindaklanjuti dengan survei dan penilaian oleh tim PBNU hingga akhirnya Tambakberas dinyatakan layak menjadi lokasi penyelenggaraan.

"Kami hanya memiliki semangat untuk bisa berkontribusi menyukseskan Muktamar NU ke-35. Alhamdulillah setelah dilakukan survei oleh tim PBNU, pesantren dinyatakan layak menjadi tuan rumah.

Tinggal ada beberapa penyempurnaan kecil yang sedang kami selesaikan," tuturnya.

>>> Mario Kart Tour Tutup Layanan, Tanpa Versi Offline

Untuk kebutuhan akomodasi, para muktamirin nantinya akan ditempatkan di sejumlah gedung madrasah di bawah naungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Gedung-gedung itu telah melalui proses survei dan dinilai layak digunakan sebagai tempat menginap peserta.

Dukungan PCNU Jombang

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang memastikan kesiapan menyambut ribuan nahdliyin dari berbagai daerah.

Ketua PCNU Jombang KH Fahmi Amrullah menyambut baik penunjukan PPBU Tambakberas sebagai tuan rumah dan menegaskan pihaknya siap membantu panitia pusat.

"Pondok sekitar Tambakberas seperti Denanyar, Tebuireng, dan Rejoso Peterongan, insyaallah juga siap membantu," kata Fahmi.

Fahmi mengatakan warga nahdliyin di Jombang bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada PPBU Tambakberas. Ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan aman, lancar, dan menghasilkan kepengurusan organisasi yang bersih.

Pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Jombang juga memiliki nilai sejarah yang kuat.

Jombang dikenal sebagai daerah kelahiran para pendiri Nahdlatul Ulama, yaitu KH Hasyim Asyari, KH Wahab Chasbullah, serta KH Bisri Syansuri.