Tim pengacara baru Karmelo Anthony langsung mengambil langkah berani dengan mengajukan dua mosi besar pada Selasa (7/7).

Mosi pertama meminta Hakim John Roach mundur dari semua proses pasca-vonis. Mosi kedua meminta pengadilan membatalkan vonis bersalah Anthony.

>>> Mimpi Buruk Argentina: Messi Gagal Penalti, Mesir Unggul 2-0

Anthony dijatuhi hukuman 35 tahun penjara karena membunuh Austin Metcalf di sebuah pertemuan atletik SMA di Frisco, Texas.

Alasan Mosi Penunduran Hakim

Dalam mosi penunduran diri, pengacara Anthony merujuk pada wawancara Hakim Roach dengan stasiun TV lokal setelah vonis.

Mereka juga menyoroti pernyataan tertulis Roach kepada Fox News. Hakim tersebut dianggap telah mendukung vonis bersalah, membela keputusan pengadilannya, dan menyatakan Anthony mendapat pengadilan yang adil.

>>> Dramatis! Tertinggal Dua Gol, Lionel Messi Hidupkan Asa Argentina

Menurut tim hukum, komentar itu membuat Roach tidak mungkin memutuskan secara adil atas mosi pasca-vonis dari pihak pembela.

Dasar Permintaan Sidang Baru

Mosi terpisah untuk sidang baru menyebut hak konstitusional Anthony dilanggar. Pembatasan akses ruang sidang disebut menghilangkan haknya atas pengadilan terbuka.

Selain itu, jaksa penuntut disebut mundur dari kesepakatan di luar catatan yang akhirnya membuat Anthony tidak bersaksi untuk membela diri.

>>> Nanon Korapat Rilis Single Terbaru 'Love Allergy'

Seperti diberitakan sebelumnya, Anthony mengganti seluruh tim hukumnya setelah vonis pembunuhan. Pengacara baru kini langsung menarget vonis dan hakim yang memimpin persidangan.