Hakim Argentina Tolak Video Ulang Tahun Maradona yang Belum Pernah Dirilis
Pengadilan San Isidro menolak pemutaran video yang belum pernah dirilis yang memperlihatkan Diego Maradona menerima panggilan ulang tahun ke-60 dari mantan Wakil Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner.
Keputusan itu diambil dalam persidangan kematian Maradona pada 6 Juli 2026.
>>> Samsung Catat Laba Kuartal II 2026 Solid, Galaxy Unpacked dan AI Health Jadi Andalan
Pengacara penggugat Mario Baudry mengajukan rekaman dari 30 Oktober 2020 untuk menunjukkan dugaan manipulasi terhadap Maradona oleh orang-orang terdekatnya sebelum kematiannya.
Pengadilan San Isidro Criminal Oral Court No. 7 yang terdiri dari hakim Alberto Gaig, Pablo Rolon, dan Alberto Ortolani menolak permintaan tersebut saat kesaksian Vanesa Morla.
Mereka menyatakan video itu berada di luar lingkup prosedural persidangan.
Dalam rekaman itu, Cristina Kirchner berkata, "Aku ingin bilang bahwa aku sangat menyayangimu.
Aku ingin meneleponmu di usia 60 ini karena kau salah satu dari sedikit orang Argentina yang hanya memberi kebahagiaan kepada orang lain dan telah mengibarkan bendera Argentina setinggi-tingginya di seluruh dunia.
Bagaimana kabarmu?"
>>> Xiaomi Konfirmasi HyperOS 4 Rilis Agustus 2026, Android 17 dengan Rust Core dan AI Offline
Maradona menjawab singkat dari kediamannya di Brandsen sambil mengenakan pakaian olahraga resmi Gimnasia y Esgrima La Plata, tempat ia menjabat sebagai pelatih kepala.
Percakapan berlanjut saat Maradona bersiap menghadiri penghormatan ulang tahun publik di Stadion Juan Carmelo Zerillo, beberapa jam sebelum pemeriksaan medis mendeteksi hematoma subduralnya.
Video tersebut menunjukkan Maradona meminum minuman energi dan merokok cerutu sementara Vanesa Morla memegang ponsel dengan pengeras suara.
Rekaman itu diperkenalkan dalam sidang lisan ke-25 dari kasus yang menyelidiki kemungkinan pembunuhan sederhana dengan niat akhir terkait perawatan medis Maradona.
Perwakilan hukum Veronica Ojeda dan Dieguito Fernando mengklaim kebocoran itu memberikan konteks penting tentang kondisi psikofisik Maradona yang sebenarnya sebelum dipindahkan ke Tigre.
Tim jaksa penuntut berpendapat bahwa melacak kronologi ini membantu memverifikasi ketatnya kontrol medis yang diterapkan oleh tim pembela.
>>> 5 Jenis Kopi Terbaik dari Indonesia yang Mendunia
Persidangan lisan terus berlangsung di pengadilan San Isidro untuk menentukan tanggung jawab pidana akhir atas kematian atlet tersebut.
Update Terbaru
7 Game Populer 2026 yang Terbukti Membayar Saldo DANA, Begini Cara Klaimnya
Rabu / 08-07-2026, 01:57 WIB
Cara Cek Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Mulai 10 Juli 2026
Rabu / 08-07-2026, 01:57 WIB
Model AI Open Source Baru Disebut Sama Berbahayanya dengan Mythos
Rabu / 08-07-2026, 01:35 WIB
John Romero Simpan Koleksi Sejarah Penting id Software yang Sudah Hilang dari Perusahaan
Rabu / 08-07-2026, 01:33 WIB
Pemimpin Senat AS Gelar Penggalangan Dana untuk Ken Paxton
Rabu / 08-07-2026, 01:33 WIB
Djokovic Atasi Cedera Betis, Menangi Set Pembuka di Perempatfinal Wimbledon
Rabu / 08-07-2026, 01:33 WIB
Veteran Id Software 21 Tahun Kecam PHK Massal Microsoft: 'Separuh Tim Dianggap Tak Lagi Dibutuhkan'
Rabu / 08-07-2026, 01:28 WIB
Inggris dan Norwegia Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia
Rabu / 08-07-2026, 01:28 WIB
Paxton dan Talarico Berseteru soal Ekonomi di Pilpres Texas
Rabu / 08-07-2026, 01:28 WIB
Sean Mannion Rancang Skema Baru untuk Jalen Hurts dan Eagles
Rabu / 08-07-2026, 01:23 WIB
NATO Pilih Saab untuk Kontrak Pesawat Pengintai, Boeing Tersingkir
Rabu / 08-07-2026, 01:23 WIB
Trailer Perdana Shangri-La Frontier Season 3 Perlihatkan Aksi Galaxia Heroes Chaos
Rabu / 08-07-2026, 01:23 WIB
Ford Tarik 66.383 Hybrid karena Peringatan Pejalan Kaki Gagal Berfungsi
Rabu / 08-07-2026, 01:22 WIB
Courtois Kesal Belgia Diremehkan sebelum Hajar AS di Piala Dunia 2026
Rabu / 08-07-2026, 01:21 WIB







