Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 mencapai 145,6 miliar dolar AS.

Angka tersebut meningkat dibandingkan posisi akhir Mei 2026 yang sebesar 144,9 miliar dolar AS.

>>> Penerimaan Anggaran Indonesia Capai 46 Persen Target Semester I 2026

Peningkatan ini terutama didorong oleh penerimaan pajak dan jasa, meskipun terdapat pembayaran utang luar negeri pemerintah dan langkah stabilisasi rupiah oleh bank sentral.

Langkah stabilisasi tersebut diambil sebagai respons terhadap ketidakpastian tinggi di pasar keuangan global.

Prospek Ketahanan Eksternal

Bank Indonesia menyatakan keyakinannya bahwa ketahanan sektor eksternal akan tetap kuat ke depannya.

>>> Bintang 'Love on the Spectrum' Connor Tomlinson Umumkan Pacar Baru

Hal ini didukung oleh cadangan devisa yang memadai dan aliran masuk modal asing.

BI berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal.

>>> Putri Nicole Kidman dan Keith Urban Tampil Memukau di Dior Runway

Tujuannya adalah menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.