Seattle Akhiri Tuan Rumah Piala Dunia di Tengah Eliminasi AS
Seattle resmi mengakhiri perannya sebagai tuan rumah Piala Dunia pada Senin (16/06) setelah tim nasional Amerika Serikat (USMNT) tersingkir di babak 16 besar oleh Belgia.
Selama tiga pekan, kota ini menjadi tuan rumah enam pertandingan. Antusiasme warga terlihat dari pesta nonton yang tersebar dari kawasan waterfront hingga Pioneer Square dan Pacific Place.
>>> Kapolda Banten: Belum Ada Unsur Pidana di Kebakaran TPA Jatiwaringin
Di atas lapangan, Belgia menang 4-1 berkat gol Charles De Ketelaere, Hans Vanaken, dan Romelu Lukaku. Satu-satunya gol balasan AS dicetak Malik Tillman pada babak pertama.
Kapten AS Bicara soal Ekspektasi dan Gangguan Eksternal
Kapten AS, Tim Ream, mengakui timnya sadar akan dampak yang bisa mereka berikan secara nasional jika tampil baik dan menang.
Namun, semua itu terhenti setelah kekalahan ini.
Bek berusia 38 tahun itu menegaskan bahwa meskipun tersingkir secara mendadak di bawah pelatih Mauricio Pochettino, diskusi jangka panjang tentang perkembangan program tetap akan berlanjut.
Ream juga menanggapi gangguan eksternal, termasuk diskusi politik yang melibatkan Presiden AS Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino terkait status skorsing striker Folarin Balogun.
Menurutnya, hal itu tidak berdampak pada performa tim. Tim sudah terbiasa membiarkan kebisingan di luar tetap di luar dan fokus pada persiapan pertandingan.
>>> Apa Salah Ronaldo hingga Portugal Kandas di Piala Dunia 2026?
Sebelum pertandingan, perayaan musik memenuhi jalan-jalan di sekitar Pioneer Square. Seorang pengamen jalanan menyanyikan lagu "Party in the U.
S. A."
untuk menyemarakkan suasana.
Banyak warga setempat berusaha keras mendapatkan tiket masuk stadion yang sudah habis terjual.
Seorang kakek bahkan menawarkan pertukaran kabin pegunungan dengan tulisan di papan karton bertuliskan "Let's Make a Deal".
>>> Donovan Mitchell Teken Perpanjangan Kontrak Rp4,3 Triliun dengan Cavaliers
Selain pertandingan AS, perhelatan di Seattle juga mencatat hasil bersejarah seperti kemenangan Norwegia atas Brasil dan perayaan suporter usai hasil imbang Iran-Egypt di Occidental Avenue.
Update Terbaru
Qubo Hadirkan AI Guard untuk Kamera Keamanan dan Luncurkan Dashcam Pro 2K
Selasa / 07-07-2026, 23:08 WIB
10 Sepatu Lari Diadora Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
Selasa / 07-07-2026, 23:08 WIB
Beda Micellar Water dan Milk Cleanser, Mana yang Harus Dipilih?
Selasa / 07-07-2026, 23:07 WIB
On Squad Race Debut di Jakarta, Lomba Estafet Urban Satukan Komunitas Pelari
Selasa / 07-07-2026, 23:07 WIB
Usai Divonis Mahkamah Malaysia, Dua Nakhoda Nelayan RI Segera Dipulangkan ke Batam
Selasa / 07-07-2026, 23:07 WIB
KPK Awasi Program MBG, BGN Tindaklanjuti 10 Temuan
Selasa / 07-07-2026, 23:07 WIB
Taylor Swift Menang Gugatan Hak Cipta dari Penyair Kimberly Marasco
Selasa / 07-07-2026, 23:07 WIB
Kejar Setoran Pajak, Menkeu Ancam Rumahkan Pegawai DJP Berkinerja Buruk
Selasa / 07-07-2026, 23:07 WIB
Prabowo Ungkap Hasil Tes DNA: Saya Punya DNA India
Selasa / 07-07-2026, 22:33 WIB
Kapolda Banten: Belum Ada Unsur Pidana di Kebakaran TPA Jatiwaringin
Selasa / 07-07-2026, 22:28 WIB
Apa Salah Ronaldo hingga Portugal Kandas di Piala Dunia 2026?
Selasa / 07-07-2026, 22:28 WIB
Donovan Mitchell Teken Perpanjangan Kontrak Rp4,3 Triliun dengan Cavaliers
Selasa / 07-07-2026, 22:23 WIB
Kasatgas Tinjau Jalan Werlah di Bener Meriah, Siapkan Jalur Alternatif
Selasa / 07-07-2026, 22:23 WIB
Sekjen Kementerian PU: Biaya Istri-Anak Menteri ke AS Pakai Dana Pribadi
Selasa / 07-07-2026, 22:23 WIB







