Portugal harus mengubur mimpi di Piala Dunia 2026 lebih awal. Tim asuhan Roberto Martínez tersingkir di babak 16 besar setelah kalah tipis 0-1 dari Spanyol.

Gol dramatis Mikel Merino pada menit 90+1 memupus harapan Portugal. Padahal, di atas kertas, Portugal dianggap sebagai salah satu tim terkuat dunia.

>>> Bukan Cristiano Ronaldo, Inilah 3 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia

Tujuh Faktor Utama Kegagalan Portugal

Kegagalan Portugal tidak terjadi begitu saja. Setidaknya ada tujuh faktor utama yang menyebabkan tim ini gagal melaju lebih jauh.

Pertama, Portugal gagal tampil sebagai tim solid. Meski memiliki deretan bintang, permainan lebih mengandalkan individu tanpa kerja sama kolektif.

Kedua, kelelahan pemain kunci. Vitinha, João Neves, dan Bruno Fernandes tampil di bawah performa terbaik akibat padatnya jadwal klub.

Ketiga, kekacauan taktik. Roberto Martínez dinilai gagal meramu strategi yang tepat.

Beberapa pemain dipasang di posisi tidak ideal.

>>> AI 'Aktor' Tilly Norwood Akan Bintangi Film Panjang Perdana

Keempat, minimnya kreativitas di lini tengah. Portugal kesulitan membongkar pertahanan lawan karena permainan mudah ditebak.

Kelima, masalah internal federasi. Konflik di tubuh federasi ikut mengganggu konsentrasi tim selama turnamen.

Keenam, kontroversi aktivitas luar lapangan. Beberapa pemain terseret isu yang menguras energi mental.

Ketujuh, kepemimpinan yang kurang solid. Tidak ada figur yang mampu menyatukan tim saat tekanan meningkat.

>>> Doom Developer id Software Dikabarkan PHK Hampir Setengah Karyawan, Disebut 'Mati'

Bernardo Silva mengakui kesulitan bermain di posisi yang tidak biasa. “Sulit bermain maksimal di posisi yang tidak biasa,” ujarnya.