Nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis pada perdagangan Selasa (7/7) sore.

Mata uang Garuda naik 15 poin atau 0,08 persen ke level Rp17.980 per dolar AS.

>>> IHSG Ditutup Menguat 1,19 Persen ke 5.986, 430 Saham Hijau

Pergerakan mata uang di kawasan Asia terhadap dolar AS bervariasi. Peso Filipina, ringgit Malaysia, dolar Singapura, yen Jepang, dan won Korea Selatan tercatat menguat.

Sementara yuan China melemah 0,03 persen dan dolar Hong Kong bergerak stabil.

Di sisi lain, mata uang utama negara maju kompak melemah.

>>> Biodiesel B50 Sudah Jalan, Bioetanol Belum Mandatori di Indonesia

Dolar Kanada turun 0,06 persen, franc Swiss melemah 0,17 persen, euro Eropa terkoreksi 0,09 persen, poundsterling Inggris turun 0,07 persen, dan dolar Australia melemah 0,16 persen.

Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah bergerak terbatas sepanjang hari.

Menurutnya, penguatan tipis ini merespons data cadangan devisa yang naik untuk pertama kalinya dalam enam bulan.

>>> Borong 6 Adinata Syariah 2026, Jateng Percepat Kawasan Industri Halal

Indeks dolar AS sendiri terpantau relatif stabil. Rupiah ditutup menguat tipis meskipun pergerakannya cenderung datar.