Topan Maysak menerjang wilayah tengah China dan sekitarnya pada Selasa (7/7/2026), menyebabkan angin kencang serta banjir parah.

Cuaca ekstrem yang dipicu topan sejak Senin mendorong Presiden China Xi Jinping mengeluarkan perintah darurat untuk mempercepat penanganan bencana.

>>> Moge Honda Rebel 1100 Dapat Penyegaran Warna Baru di Indonesia

Xi meminta pemerintah daerah segera mengevakuasi warga terdampak serta memperkuat langkah pencegahan dan penanggulangan bencana guna meminimalkan risiko korban.

>>> Bea Cukai Jatim Hormati Proses Hukum Penggeledahan Kortastipidkor

Hingga Senin malam, Topan Maysak dilaporkan menewaskan sedikitnya dua orang di wilayah Guangxi.

>>> BULOG Pastikan Kualitas Beras Aman dan Sehat hingga ke Pelosok

Sebanyak 48.000 warga telah dievakuasi akibat banjir dan cuaca buruk yang melanda.