Romelu Lukaku menjadi pusat perhatian setelah mencetak gol penutup dalam kemenangan Belgia 4-1 atas Amerika Serikat di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Selebrasi yang ia lakukan tidak biasa.

>>> Lionel Messi vs Mesir 2005: Titik Balik yang Mengubah Nasib Argentina

Lukaku menutup kedua telinga dengan tangan menghadap suporter tuan rumah di Seattle, lalu menambahkan gerakan tangan menyerupai mulut.

Tak berhenti di situ, penyerang Napoli itu menatap tajam ke arah tribun VIP tempat Presiden FIFA Gianni Infantino berada.

Ia menunjuk ke arah tersebut sebelum dikerumuni rekan setim.

Puncak aksinya adalah saat Lukaku menirukan tarian khas Presiden AS Donald Trump yang populer dengan lagu YMCA.

>>> Prabowo Dorong Kampus Top India Buka Cabang di Indonesia

Gerakan itu diyakini sebagai sindiran atas campur tangan Trump dalam keputusan FIFA.

Kontroversi sudah menyelimuti laga ini sebelum kick-off. FIFA mengizinkan Folarin Balogun tampil, keputusan yang memicu kemarahan kubu Belgia.

Federasi Sepak Bola Belgia menuding adanya kejanggalan dalam proses tersebut. Mereka mengklaim FIFA menolak memberikan informasi, mengubah permintaan klarifikasi menjadi banding, lalu menyatakannya tidak dapat diterima.

>>> Momen Argentina Gebuk Mesir 2-0 Jelang 16 Besar Piala Dunia

Pihak Belgia juga menyoroti hilangnya pembahasan standar mengenai sanksi otomatis dalam pertemuan resmi jelang pertandingan. Selebrasi Lukaku menjadi bentuk protes atas polemik ini.