Chris Carr, sang ayah, mengaku bangga putranya mendapat kesempatan bermain di NBA.

"Ini berkah bahwa anak saya mendapat kesempatan mengalami ini. Kami sudah mempersiapkannya sejak lama," ujar Chris Carr.

>>> Mengulik Manfaat Nonton Film untuk Kesehatan Mental dan Fisik

Ia yakin putranya diremehkan oleh para pencari bakat.

"Sebut saja siapa yang musim lalu di kampus punya 50 three-point, 50 dunk, dan 50 blok dengan kemampuan menembak, panjang, dan atletis seperti dia.

Saya tidak tahu ada pemain lain di draft yang memiliki kombinasi itu," tegasnya.

Chris Carr juga mengenang momen draft-nya sendiri pada 1995 yang kurang glamor.

"Saat itu Sungai Mississippi banjir. Saya menonton draft di sofa pacar saya dengan kucing di pangkuan.

Lebih parahnya, saya terpilih saat jeda iklan," kenangnya.

Ia berpesan kepada putranya untuk menjalani setiap hari dengan mentalitas profesional.

Penampilan awal Carr menuai pujian. Fans menyebutnya sebagai "steal" di draft.

Akun analis LakersMuse menilai Carr tampil jauh lebih baik dari pemain lain di lapangan.

Kreator konten Six Rings of Steel mengaku tak percaya Carr jatuh sejauh itu di draft.

Analis Nathan Grubel dari No Ceiling NBA memuji kemampuan menembak dan panjang Carr.

Rekan setim Chris Mañon memuji naluri mencetak angka Carr.

"Dia jelas bisa mencetak angka. Dia sangat panjang, jadi bisa menembak di atas pemain lawan.

Senjata yang bagus," ujar Mañon.

>>> WNI Bebas Visa ke Vietnam Berubah dari 30 Hari Jadi 14 Hari

Setelah pertandingan ini, Lakers dijadwalkan menghadapi San Antonio Spurs pada Senin pukul 19.30 ET di Chase Center.