Los Angeles Lakers rookie guard Cameron Carr mencetak 26 poin untuk membawa timnya meraih kemenangan 93-91 atas Miami Heat dalam sudden-death overtime pada Minggu di Chase Center, California Classic Summer League 2026.

Lakers berhasil membalikkan defisit dua digit di kuarter keempat sebelum Anton Watson mencetak tembakan kemenangan dari offensive rebound di babak sudden death.

>>> 200 Nama ML Simple dan Keren untuk Unisex, Bikin Akun Makin Clean

Motivasi dari Sang Ayah

Cameron Carr mengungkapkan motivasi besarnya untuk melampaui pencapaian ayahnya, mantan pemain NBA Chris Carr.

"Jauh di lubuk hati, saya selalu ingin menjadi lebih baik darinya," ujar Carr dalam konferensi pers perkenalannya.

Ia juga bersyukur atas bimbingan ayahnya dalam mengembangkan kariernya.

"Saya selalu tertinggal. Tapi saya ingin menunjukkan bahwa dia telah banyak bekerja untuk menjadikan saya pria yang lebih baik.

Satu-satunya cara untuk membalas budi adalah dengan bekerja keras setiap hari," tambahnya.

Terpilih sebagai pick ke-24 menjadi motivasi tersendiri bagi Carr.

"Itu motivasi yang bagus.

Tujuan saya adalah menjadi lebih baik dan menunjukkan bahwa saya lebih baik dari banyak orang yang ditempatkan di depan saya," katanya.

Carr menekankan keunggulan psikologis yang ia bawa ke lapangan setiap malam.

"Itulah chip di pundak saya — api di kaki saya," ujarnya.

Ikatan Kuat dengan Sang Ayah

Carr menceritakan bagaimana basket mempererat hubungannya dengan sang ayah.

"Setelah saya jatuh cinta dan menemukan tujuan saya, saya ingin bermain basket. Saya bisa bertanya padanya, dan itu membuat ikatan kami semakin kuat.

Dia adalah tempat curhat yang baik karena dia pernah berada di posisi yang saya tuju," jelasnya.