Selama puluhan tahun, panda raksasa menjadi ikon utama kota resor Shirahama di Jepang barat.

Namun sejak seluruh panda dipulangkan ke China, kota wisata ini justru berupaya membuktikan bahwa pesonanya tidak berhenti pada satwa berbulu hitam-putih tersebut.

>>> Said Iqbal Batal Datangi Kantor TikTok-Tokopedia

Setahun setelah melepas empat panda betina dari Adventure World pada Juni 2025, Shirahama kini mengubah strategi promosi wisatanya.

Alih-alih bergantung pada panda, kota ini memperkenalkan lebih banyak daya tarik yang selama ini mungkin luput dari perhatian wisatawan.

Keempat panda tersebut dipulangkan ke China sebagai bagian dari program kerja sama konservasi dan pengembangbiakan yang telah berlangsung lama.

Tak lama kemudian, dua panda terakhir di Kebun Binatang Ueno, Tokyo, juga dikembalikan ke negara asalnya.

Momen itu menandai pertama kalinya Jepang tidak lagi memiliki panda raksasa sejak 1972.

Adventure World Kembangkan Atraksi Baru

Selama lebih dari tiga dekade, Adventure World dikenal sebagai salah satu pusat konservasi panda paling sukses di luar China.

Taman satwa itu berhasil melahirkan 17 anak panda, jumlah terbanyak yang pernah dicapai di luar negeri.

Namun kini, Adventure World berusaha memperluas pengalaman wisata yang ditawarkan. Pengunjung diajak menikmati beragam satwa lain, mulai dari singa, gajah, harimau, lumba-lumba, hingga penguin.

Pengelola juga menghadirkan sejumlah atraksi baru, termasuk area penguin imersif yang memungkinkan pengunjung merasakan pengalaman lebih dekat dengan satwa tersebut.

Selain itu, tersedia kafe dengan pemandangan langsung ke kandang hewan.

>>> Suporter AS Bersatu di Seattle Dukung Timnas Meski Kontroversi Balogun

Transformasi ini tidak hanya dilakukan oleh taman wisata, tetapi juga didukung pelaku usaha lokal.