Australia Kalahkan Inggris, Raih Gelar Ketujuh Piala Dunia T20 Wanita
Australia berhasil mengalahkan Inggris dengan tujuh wicket dalam final Piala Dunia T20 Wanita di Lord's, London, pada Minggu (5/7/2026).
Kemenangan ini menjadi gelar ketujuh bagi Australia di ajang tersebut.
>>> Trump Bagikan Video Wisuda TK Muslim di Minnesota, Tuai Kecaman
Namun, perayaan kemenangan Australia mendapat sorotan negatif dari para penggemar.
Penundaan penyerahan trofi selama satu jam akibat konser grup musik Inggris, Clean Bandit, membuat banyak penonton meninggalkan stadion.
Australia sukses membatasi Inggris hanya mencetak 150-4 dalam 20 overs.
Meskipun kapten Inggris Nat Sciver-Brunt dan Freya Kemp membangun kemitraan 80 run tanpa kehilangan wicket, Australia unggul berkat strike awal dari Lucy Hamilton, Annabel Sutherland, dan Kim Garth.
Dalam mengejar target 151 run, Australia tampil dominan berkat kemitraan 100 run di wicket kedua antara Beth Mooney dan Phoebe Litchfield.
Mooney mencetak 64 run dari 49 bola, sementara Litchfield menyumbang 48 run dari 35 bola.
Beth Mooney dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan sekaligus pemain terbaik turnamen. Kapten Australia Sophie Molineux memuji performa timnya yang tampil klinis sepanjang turnamen.
>>> Ronaldo Tegaskan Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir Usai Portugal Tersingkir
Molineux mengungkapkan bahwa tim telah mempersiapkan diri selama enam bulan untuk menghadapi momen-momen penting di final.
Ia menegaskan bahwa tim belum mencapai batas kemampuannya dan akan terus berusaha menjadi lebih baik.
Phoebe Litchfield menambahkan bahwa tim menerapkan strategi agresif sejak awal untuk menekan Inggris. Ia juga memuji ketenangan Mooney di lapangan yang membuat kemitraan mereka berjalan lancar.
Sementara itu, para penggemar meluapkan kekecewaan di media sosial atas penundaan penyerahan trofi. Banyak yang menganggap keputusan ICC menggelar konser setelah pertandingan sebagai kesalahan besar.
Pelatih Inggris Charlotte Edwards mengakui keunggulan Australia yang telah mendominasi kriket wanita selama bertahun-tahun. Ia menilai Inggris belum tampil maksimal untuk bisa mengalahkan Australia.
Meskipun kalah di final, Edwards mendorong para pemainnya untuk tetap termotivasi dengan kemajuan yang telah dicapai selama turnamen.
>>> Wamenag: Pencegahan LGBT Masuk Pendidikan Agama
Ia yakin Inggris tidak terlalu jauh tertinggal dari Australia.
Update Terbaru
TOP 35 Program TV dengan Rating Terbaik Hari ini 9 Juli 2026 ada Lautan Cinta Kini Dibawah Sebening Cinta
Selasa / 07-07-2026, 11:19 WIB
Pacar Bunuh Kekasih di Lumajang, Emosi Setelah Korban Singgung Orangtuanya
Selasa / 07-07-2026, 11:13 WIB
New York Mets Dapatkan Matt Seelinger dari Detroit Tigers
Selasa / 07-07-2026, 10:58 WIB
Sylvester Stallone Rayakan Ultah ke-80, Kenang Karier Legendaris di Hollywood
Selasa / 07-07-2026, 10:58 WIB
Selamat! Sean Ivan De Beule Adik Irish Bella Resmi Menikah dengan Nadya Shafa pada Minggu, 5 Juli 2026
Selasa / 07-07-2026, 10:57 WIB
Kyle Karros Pukul Home Run Tiga Run, Rockies Kalahkan Giants 7-6
Selasa / 07-07-2026, 10:57 WIB
Devin Williams Catat 13th Save Saat Mets Kalahkan Braves 10-9
Selasa / 07-07-2026, 10:56 WIB
Peresmian Gedung Baru Bimbel Scholaris 2026, Upaya Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Selasa / 07-07-2026, 10:56 WIB
Daftar 6 Tim Tersingkir di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Selasa / 07-07-2026, 10:56 WIB
IHSG Melemah ke 5.905, 239 Saham Merah di Awal Perdagangan
Selasa / 07-07-2026, 10:56 WIB
Rupiah Bangkit Tipis ke Level Rp17.992 per Dolar AS Pagi Ini
Selasa / 07-07-2026, 10:56 WIB
Viral Penghulu di Jaksel Pimpin Akad Nikah Pakai 3 Bahasa
Selasa / 07-07-2026, 10:56 WIB
Profil Mohammad Azka Hafizh Adziman Peserta Clash of Champions Season 3: Umur, Agama dan Akun IG
Selasa / 07-07-2026, 10:54 WIB







