Buruh Bakal Geruduk Kantor Tiktok-Tokopedia Besok
Koalisi Serikat Pekerja bersama Partai Buruh (KSP-PB) berencana mendatangi kantor PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa (7/7).
Presiden KSPI sekaligus Partai Buruh Said Iqbal mengatakan aksi ini bertujuan memastikan hak-hak karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), termasuk gaji dan pesangon.
>>> Timnas AS Hadapi Belgia di Babak 16 Besar Piala Dunia, Minat Publik Meningkat
"Besok jam 10 pagi, saya mau datang ke kantor manajemennya, kalau enggak dibukain pintu, ya saya berdiri aja di depan pintu TikTok," ujar Said usai konferensi pers di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (6/7).
Ia mempertanyakan alasan PHK massal di Tokopedia setelah TikTok mengakuisisi perusahaan tersebut. TikTok disebut menguasai 75,01 persen saham Tokopedia.
"Nah kita mau lihat hubungan kerja antara Tokopedia yang mendapat valuasi suntikan dari TikTok, perusahaan raksasa dunia ini, kemana uangnya?
Apakah karyawan yang di PHK 1.250 orang ini dapat nggak hak-haknya?" kata Said.
KSP-PB berpendapat TikTok harus membayar hak-hak karyawan karena Tokopedia sudah diakuisisi.
>>> Inggris Hadapi Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026 Miami
Tanggapan GoTo dan Tokopedia
Sebelumnya, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk angkat suara soal PHK massal di Tokopedia. PHK dilakukan menyusul akuisisi TikTok sebagai pemilik saham mayoritas.
Direktur GOTO Simon Tak Leung Ho menyatakan perseroan menghormati langkah manajemen Tokopedia terkait penyesuaian organisasi. GoTo saat ini hanya memegang 24,99 persen saham Tokopedia.
GoTo meyakini PHK tidak berdampak besar terhadap perseroan, hanya terbatas pada akun laba/rugi bersih di entitas asosiasi.
Tokopedia juga menegaskan PHK tidak mempengaruhi laba/rugi perusahaan.
Kabar PHK Tokopedia sebelumnya beredar di media sosial. Disebutkan ByteDance, induk TikTok, hanya akan menyisakan sekitar 10 persen karyawan di awal Juli 2026.
>>> FIFA Cabut Skors Balogun Setelah Trump Turun Tangan
TikTok menyatakan sedang melakukan penyesuaian organisasi riset dan pengembangan untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang.
Update Terbaru
China Uji Tembak Rudal dari Kapal Selam Nuklir di Samudra Pasifik
Senin / 06-07-2026, 15:00 WIB
Spanyol dan Portugal Berebut Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026
Senin / 06-07-2026, 14:58 WIB
Rumah Pengacara di Depok Diteror Drone Bawa Replika Granat
Senin / 06-07-2026, 14:58 WIB
Anggaran MBG Tahun Depan Turun Jadi Rp174 Triliun, Ini Penjelasan DPR
Senin / 06-07-2026, 14:58 WIB
Dowoon DAY6 Akhirnya Buka Suara soal Rumor Kencan dan Pernikahan
Senin / 06-07-2026, 14:57 WIB
Bintang K-pop Generasi Pertama Ock Joo-hyun Kecam Penggunaan Auto-Tune Berlebihan
Senin / 06-07-2026, 14:57 WIB
Winter aespa Gagal Audisi SM Tiga Kali Sebelum Akhirnya Diterima
Senin / 06-07-2026, 14:56 WIB
Studi Ungkap Sisi Gelap Aplikasi Pelacak Kebugaran: Picu Rasa Malu dan Demotivasi
Senin / 06-07-2026, 14:56 WIB
10 Daerah Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan 2026, Cek Syaratnya
Senin / 06-07-2026, 14:56 WIB
Polres Katingan Tangkap Tiga Terduga Penyerang Anggota Satresnarkoba
Senin / 06-07-2026, 14:56 WIB
Prediksi Susunan Pemain Portugal vs Spanyol: Ronaldo dan Yamal Tumpuan
Senin / 06-07-2026, 14:56 WIB
Prabowo Terima Kunjungan PM Singapura Lawrence Wong, Bahas Kerja Sama Bilateral
Senin / 06-07-2026, 14:53 WIB
Perkuat Hilirisasi, Kemenperin Kembangkan Sentra IKM di Manggarai Timur
Senin / 06-07-2026, 14:53 WIB
Daesung BIGBANG Bersimpuh Minta Maaf ke Minzy 2NE1 di Acara YouTube
Senin / 06-07-2026, 14:53 WIB







