Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat hilirisasi komoditas unggulan daerah melalui pengembangan sentra industri kecil dan menengah (IKM).

Salah satu langkah strategis adalah membangun Sentra IKM Olahan Pisang dan Sentra IKM Tenun di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

>>> Daesung BIGBANG Bersimpuh Minta Maaf ke Minzy 2NE1 di Acara YouTube

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pengembangan sentra IKM merupakan bagian penting dari strategi memperkuat struktur industri nasional dari daerah.

"Kementerian Perindustrian terus mengajak pemerintah daerah untuk mengidentifikasi potensi sentra IKM yang dimiliki," kata Agus dalam keterangannya, Minggu (5/7).

Menurutnya, pembinaan industri dapat dilakukan secara lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu memaksimalkan pengembangan sektor industri secara berkelanjutan.

Agus menambahkan, pemerintah juga melakukan pengawasan terhadap sentra IKM yang telah dibangun agar beroperasi optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kami memastikan sentra IKM yang dibangun mampu memberi nilai tambah terhadap bahan baku lokal, membuka lapangan kerja, memperluas akses pasar, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Sentra IKM Olahan Pisang di Manggarai Timur

Kabupaten Manggarai Timur memperoleh dukungan pengembangan Sentra IKM Olahan Pisang melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Perindustrian pada tahun 2022.

Wilayah ini memiliki potensi besar dalam pengembangan industri pangan berbasis pisang yang dapat diolah menjadi keripik, sale, tepung pisang, puree, bolu, cookies, hingga produk oleh-oleh khas daerah.

Menperin menilai pengembangan sentra tersebut merupakan implementasi nyata strategi hilirisasi komoditas lokal.

"Pengembangan Sentra IKM Olahan Pisang di Kabupaten Manggarai Timur merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mempercepat hilirisasi komoditas unggulan daerah seperti pisang, jagung, singkong, sorgum, dan lainnya," ungkapnya.