Program YASOP Peduli 2026 kembali digelar sebagai bentuk kolaborasi antara Yayasan Tunas Bangsa Soposurung (YASOP), Artha Graha Peduli (AGP), dan Persatuan Alumni Yasop (Paryasop).

Mengusung tema "Dari Hati untuk Sesama", program ini memadukan kegiatan sosial dengan pendidikan karakter melalui keterlibatan langsung para siswa dalam melayani masyarakat.

>>> Pitcher Boston Red Sox Ranger Suarez Cedera, Tinggalkan Lapangan

Sebanyak 360 siswa Asrama Yasop menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga di Hinalang, Sangkar Ni Huta, Pagar Batu, dan Kota Balige, Kabupaten Toba, pada Minggu (5/7).

Bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, mi instan, dan sejumlah bahan pangan lainnya.

Berbeda dari kegiatan bakti sosial pada umumnya, seluruh bantuan disalurkan secara door-to-door oleh para siswa.

Kegiatan tersebut dirancang sebagai bagian dari proses pembentukan karakter, kepemimpinan, kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta pengabdian kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Toba turut mendukung pelaksanaan program tersebut.

Bupati Toba Effendi P.

Napitupulu menilai YASOP Peduli tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat penerima bantuan, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang membentuk karakter generasi muda.

"Pemerintah Kabupaten Toba mendukung YASOP Peduli karena tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga membentuk karakter generasi muda.

Program ini menjadi ruang belajar nyata bagi siswa Asrama Yasop untuk mengembangkan kepedulian dan kemampuan berinteraksi langsung dengan masyarakat," ujar Effendi dalam keterangan tertulis, Minggu (5/7).

Untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang berhak, panitia melakukan pendataan dan verifikasi bersama aparat desa menggunakan aplikasi survei digital.

Proses tersebut mencakup penilaian berdasarkan sejumlah kriteria, dokumentasi kondisi rumah, hingga pencatatan titik koordinat (GPS).

Skema itu diterapkan agar penyaluran bantuan berlangsung tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.