Kolombia memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia setelah mengalahkan Ghana 1-0 pada Jumat malam di Arrowhead Stadium, Kansas City.

Gol tunggal dicetak oleh Jhon Arias pada menit ke-14, memanfaatkan umpan silang dan menaklukkan kiper Ghana Lawrence Ati-Zigi di tiang jauh.

>>> Logo Bunga Mirip Louis Vuitton, Molly Tea Didenda Rp27 Miliar

Gol awal itu mengganggu strategi bertahan rendah yang diterapkan pelatih Ghana Carlos Queiroz. Timnya kesulitan menciptakan serangan balik untuk menyamakan kedudukan, meskipun winger Antoine Semenyo tampil berbahaya.

Queiroz Mundur Usai Kekalahan

Setelah eliminasi, Queiroz mengumumkan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala Ghana. Ia baru ditunjuk pada April 2026 untuk menggantikan Otto Addo.

"Sepak bola, seperti kehidupan, mengajarkan kita satu pelajaran abadi: Anda menang atau Anda belajar," tulis Queiroz di media sosial.

Pelatih asal Portugal itu menyampaikan apresiasi atas masa tugasnya yang singkat bersama skuad Black Stars.

"Saya meninggalkan perjalanan ini dengan kebanggaan atas apa yang kami capai, tetapi juga dengan ketidakpuasan yang sehat dari mereka yang selalu menginginkan lebih," ujar Queiroz.

Ia menekankan bahwa penyesuaian struktural jangka panjang diperlukan untuk pengembangan bakat sepak bola Ghana ke depan.

"Masa depan Black Stars tidak akan dibangun hanya di lapangan.

Kesuksesan harus dimulai di luar lapangan, dengan menciptakan lingkungan terbaik untuk mempersiapkan, melindungi, dan mengembangkan bakat luar biasa Ghana," tambahnya.

Catatan Sejarah Kolombia

Kemenangan ini merupakan kemenangan babak gugur kedua dalam sejarah Piala Dunia Kolombia.

Yang pertama terjadi pada 2014 melawan Uruguay di bawah kapten James Rodríguez, yang bermain di babak pertama pada Jumat.

Kolombia menjadi satu-satunya negara dalam turnamen 48 tim yang bermain di tiga negara tuan rumah.