Puluhan warga lanjut usia di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali memperoleh kesempatan untuk melihat dengan jelas melalui program operasi katarak gratis.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026.

>>> Wamenhaj Minta Petugas Siaga Sambut Jemaah Haji Gelombang Dua

Bakti sosial tersebut diinisiasi oleh Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) Emtek Media, bekerja sama dengan Kementerian Sosial RI dan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) NTT.

Operasi berlangsung selama tiga hari, dari 29 hingga 31 Mei 2026, bertempat di RSUD Naibonat, Kabupaten Kupang.

YPP Emtek menyalurkan dukungan pembiayaan untuk menangani 50 mata.

Layanan medis gratis ini menyasar penderita katarak dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, hingga Timor Tengah Utara.

Bagi para lansia, intervensi medis ini menjadi titik balik setelah bertahun-tahun mengalami keterbatasan aktivitas.

Salah satu penerima manfaat, Sofia (77), asal Kabupaten Timor Tengah Selatan, harus menempuh perjalanan sekitar empat jam untuk mencapai lokasi operasi.

>>> Wamenhaj Pastikan Layanan Jemaah Haji Gelombang Kedua di Madinah Siap

Sebelum operasi, penglihatannya kabur sehingga ia tidak bisa membaca atau mengerjakan pekerjaan rumah tangga sendiri.

"Sekarang saya sudah bisa membaca tulisan lagi. Saya sangat senang," ujar Sofia penuh haru setelah menjalani operasi.

Perluasan Akses Layanan Kesehatan bagi Lansia

Pelaksanaan operasi di Kupang merupakan bagian dari perayaan HLUN 2026 yang tersebar di wilayah NTT.

Pemerintah bersama mitra berkomitmen menghadirkan program serupa di lokasi lain untuk memperluas cakupan bantuan.

Berdasarkan data Kementerian Sosial hingga awal Juni 2026, ribuan warga di berbagai kabupaten dan kota di NTT telah menerima manfaat dari program ini.

>>> Kemenhaj Larang Jemaah Haji Masukkan Air Zamzam ke Koper

Selain penanganan katarak, rangkaian HLUN 2026 juga mencakup pemeriksaan kesehatan umum, fisioterapi, penyaluran alat bantu aksesibilitas, dan program pemberdayaan ekonomi lansia.