Bentrokan akibat sengketa lahan ulayat kembali pecah di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (18/7).

Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra mengatakan bentrokan bermula dari perkelahian antarkelompok pemuda sekitar pukul 06.30 WITA.

>>> Pop-Up Solo Leveling dan Omniscient Reader's Viewpoint Hadir di New York

Konflik tersebut kemudian meluas dan mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Selain korban jiwa, empat orang lainnya dirawat di rumah sakit dan 20 rumah rusak terbakar.

>>> 10 Saham Top Gainers Sepekan: AGAR Melonjak 138%

Seluruh korban tewas telah dievakuasi ke Rumah Sakit Pratama Adonara untuk menjalani proses visum.

Sengketa lahan antara Desa Narasaosina dan Desa Waeburak sudah berlangsung lama dan kerap memicu bentrokan.

>>> Wamensos Sampaikan Pesan Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Percaya Diri, Pintar, hingga Siap Kuliah atau Kerja

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa ini.