PT Pertamina (Persero) telah menyelesaikan Program Penataan Anak Usaha BUMN (business streamlining) terhadap 31 entitas hingga akhir semester pertama 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan perusahaan untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

>>> Victor Guzman Resmi Gabung Toluca, Siap Hadapi Chivas di Laga Pembuka

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono menyatakan bahwa streamlining sejalan dengan aspirasi Pemerintah dan Danantara.

"Tujuan akhirnya adalah penguatan ketahanan energi nasional, pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat, dan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional," ujar Agung dalam keterangan resmi, Minggu (5/7).

Program ini menjadi prioritas strategis Pertamina untuk memperkuat fokus pada bisnis inti, membangun keunggulan, dan daya saing.

Aksi korporasi meliputi merger, divestasi bisnis non-core, dan likuidasi entitas dormant, khususnya di sektor Hulu Migas.

Agung menjelaskan bahwa entitas dormant tidak memiliki pengeluaran operasional maupun gaji direksi, namun tetap dilikuidasi demi merapikan struktur grup.

>>> Pemain Timnas Jerman Juara Piala Dunia 2014 Jalani Karier Baru

Pencapaian di Semester I 2026 dinilai mampu memperkuat rantai pasok energi nasional, meningkatkan efisiensi, dan resiliensi bisnis sesuai Inpres No.7 Tahun 2026.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menambahkan bahwa setiap proses streamlining memenuhi prinsip Good Corporate Governance, manajemen risiko, dan kepatuhan hukum.

Dukungan dari instansi lintas sektoral, APH, Auditor, Danantara, dan BP BUMN turut memperkuat komitmen penataan anak usaha.

Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 dan program-program yang berdampak pada Sustainable Development Goals (SDGs).

>>> Lakers Siap Lepas Dalton Knecht dan Jarred Vanderbilt demi Wing Starter

Seluruh upaya ini sejalan dengan transformasi yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan dengan menerapkan prinsip ESG di seluruh lini bisnis.