Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial saat merayakan Hari Kemerdekaan AS.

Dalam pidato bertajuk "Salute to America 250" di National Mall, Washington DC, ia mengklaim negaranya telah berhasil menghancurkan militer Venezuela dan Iran.

>>> 7 Tanda Kamu Pacaran Cuma Cari Validasi, Bukan Benar-benar Cinta

"Lihatlah Venezuela, lihatlah Iran. Kita telah menghancurkannya, menghancurkan militer mereka," ujar Trump di hadapan ribuan warga yang hadir, Senin (6/7).

Pernyataan itu disampaikan dalam rangka peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat. Trump menegaskan bahwa AS masih menjadi kekuatan militer paling dominan di dunia.

Mengenang Perjalanan Bangsa

Dalam pidatonya, Trump juga mengajak masyarakat mengenang perjalanan panjang bangsa Amerika. Ia menyebut keberhasilan menjelajahi wilayah baru, menaklukkan tantangan alam, hingga membangun infrastruktur besar.

"Orang Amerika menyeberangi dataran besar, mendaki puncak Pegunungan Rocky. Kita baru saja menjinakkan hutan belantara dan menaklukkan perbatasan serta membangun kekaisaran," katanya.

>>> Jaringan Seluler Inggris Tertinggal dari Eropa dan Negara G7 Lainnya

Trump juga menyinggung proyek monumental seperti pembangunan rel kereta api, gedung pencakar langit, dan Terusan Panama. Menurutnya, semua pencapaian itu menjadi fondasi lahirnya industri dan kekuatan pertahanan AS.

"Inilah semangat tak terbendung yang menciptakan industri paling kuat di dunia dan membangun militer terkuat yang pernah ada.

Dan hari ini, militer kita lebih kuat dan lebih perkasa dari sebelumnya," tegas Trump.

>>> Microsoft Gelontorkan Rp40 Triliun ke AI Global, 6.000 Insinyur Dikerahkan

Pidato tersebut kembali menegaskan narasi superioritas militer AS yang kerap disampaikan Trump, terutama setelah konflik yang melibatkan Iran dan Venezuela.