Alasan utama Sasha adalah agar Zayn memiliki saudara kandung. "Meskipun saya menginginkan anak kedua, saya juga sangat mempertimbangkan Zayn," tambahnya.

Percakapan dengan seorang teman yang merupakan anak tunggal juga mempengaruhinya.

Temannya sering merasa sangat sendirian, seolah tidak ada yang benar-benar memahami apa yang ia alami dalam dinamika keluarganya sendiri.

Keputusan yang Tidak Disesali

Pasangan itu sedang mencoba memperbaiki hubungan saat berlibur di Yunani pada 2024. Mereka sepakat untuk mencoba memiliki anak lagi.

"Kami berdua menginginkannya, tapi saya pikir saya mungkin lebih memikirkannya daripada dia," kata Sasha. "Sebagai pria, dia tidak melihat pentingnya."

Sasha mengakui bahwa ia lebih sadar bahwa hubungan mereka mungkin tidak akan bertahan di masa depan. Namun, ia yakin dengan keputusannya.

>>> Amran Sebut RI Rugi Rp600 Triliun per Tahun Akibat Manipulasi Data Ekspor Sawit

"Itu adalah keputusan terbaik yang bisa saya buat," ujarnya. "Kami akan selalu hadir untuk anak kami tidak peduli apa pun."