CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan lahan hibah tersebut diproyeksikan mampu menampung pembangunan sekitar 141 ribu unit hunian vertikal.

Menurutnya, pembangunan itu berpotensi memberikan manfaat bagi sekitar 500 ribu hingga 600 ribu orang.

"141 ribu unit. Itu luar biasa.

Kalau kita kali dengan anak, kali dengan istrinya, paling tidak bisa 500 ribu atau 600 ribu. Jadi dampak ini akan sangat-sangat signifikan," ujar Rosan.

Ia memastikan Danantara akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar pengelolaan lahan hingga pembangunan rusun berjalan sesuai rencana.

Pendiri Lippo Group Mochtar Riady mengungkapkan keputusan menghibahkan lahan tersebut merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam membantu pemerintah mengatasi persoalan perumahan nasional.

Ia berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan besar lainnya.

>>> Saksi: Mulut Anggota DPRD Bau Alkohol Saat Intimidasi Dokter Icha

"Kalau setiap pengusaha besar bisa ikut menyumbang kepada pemerintah, maka itu berupa suatu manfaat yang luar biasa bagi bangsa kita," katanya.