Perusahaan kecerdasan buatan Anthropic membuka program beasiswa bernama Claude Corps. Peserta yang terpilih akan mendapatkan gaji US$85 ribu atau sekitar Rp1,5 miliar per tahun.

Program ini bertujuan membantu organisasi nirlaba mengadopsi teknologi AI. Anthropic mengalokasikan dana awal sebesar US$150 juta untuk merekrut total 1.000 orang.

>>> Boy Arnez Ukir Sejarah, Pemain Indonesia Pertama Raih 4 MVP Bergengsi

Angkatan pertama terdiri dari 100 orang dan akan mulai bertugas pada Oktober 2026. Pendaftaran program dibuka hingga 17 Juli 2026.

Tugas dan Persyaratan

Peserta yang diterima akan ditempatkan di organisasi nirlaba selama satu tahun. Mereka akan membantu lembaga tersebut mengidentifikasi peluang otomasi dan meningkatkan alur kerja menggunakan produk AI Claude.

Setidaknya 400 organisasi nirlaba akan menjadi tempat penugasan selama program berjalan. Persyaratan pendaftaran relatif terbuka.

Pelamar harus berusia minimal 18 tahun dan memiliki pengalaman kerja kurang dari dua tahun. Tidak ada persyaratan latar belakang pendidikan formal atau keahlian teknis seperti prompt engineering.

Anthropic tidak bertindak sebagai pemberi kerja langsung.

>>> NHTSA Usul Mobil Otonom Tak Perlu Pedal Rem Demi Keselamatan

Organisasi nirlaba CodePath yang berbasis di Amerika Serikat menjadi employer of record, sementara Social Finance menangani evaluasi program.

Kemungkinan besar warga Indonesia tidak bisa mendaftar. Program ini menempatkan peserta di organisasi nirlaba di seluruh AS, dan CodePath beroperasi di AS.

Anthropic belum merilis pernyataan resmi mengenai ketersediaan bagi pelamar luar AS.

Program Claude Corps diumumkan bersamaan dengan esai CEO Anthropic Dario Amodei.

>>> Praperadilan Roy Suryo: Empat Tindakan Polisi Digugat

Ia menyatakan perpindahan lapangan kerja akibat AI kemungkinan tidak bisa dihindari dan menyerukan universal basic income yang dibiayai pajak perusahaan AI.